3 Hari Pre-Order, Samsung Sesumbar Galaxy A51 Langsung Laris

"Samsung klaim penjualan Galaxy A51 melalui jalur pre-order sudah terjual habis."

Samsung Galaxy A51 Dikabarkan Telah Ludes Terjual – Secara resmi, Samsung telah sukses meluncurkan smartphone terbarunya yang menjadi perangkat kelas menengah, yaitu Samsung Galaxy A51. Dimana, ponsel Samsung terbaru ini kabarnya telah bisa dipesan melalui jalur pre-order yang dibuka mulai 10-17 Januari 2020 dengan banderol Rp 4 jutaan.

Yang menarik bahwa Samsung sesumbar jika dalam masa pre-order 3 hari, stok Galaxy A51 yang disediakan kabarnya telah ludes dan habis terjual. Ini tentu di luar ekspektasi mengingat masa pre-order dibuka selama 7 hari ke depan namun sudah ludes habis terjual hanya dalam waktu 3 hari.

Samsung Galaxy A51 Dikabarkan Telah Ludes Terjual

Tentu saja, hal tersebut memiliki alasan yang kuat. Dimana, dalam soal ini, Product Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia Irfan Rinaldi mengatakan bahwa Galaxy A51 bisa terjual habis dalam tiga hari masa pre-order tentunya disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya disebut karena timing yang tepat.

“Timing-nya, bersamaan dengan tahun baru, saat di mana orang mau refreshment (berganti ke perangkat baru) dan kami tidak hanya adakan di satu channel, tetapi banyak channel,” kata Irfan usai peluncuran Galaxy A51 di Jakarta pada Selasa (14/1/2020).

Selain soal timing, Irfan juga menyebut bahwa cepatnya penjualan Samsung Galaxy A51 tersebut juga tak bisa dilepaskan dari bekalan fitur quad kameranya yang handal, kemudian layarnya yang begitu visibel dan tentunya performanya yang tak akan mengecewakan.

“Tidak hanya itu, kesuksesan didorong juga dengan quad camera dan NFC. Karena di pengguna sebenernya kebutuhan akan NFC ada, semakin lama orang sadar bahwa NFC itu penting,” demikian tambah Irfan.

Walaupun memang secara laporan dalam waktu kurun 3 hari sudah habis, sayangnya Samsung masih belum sempat memberikan bocoran soal berapa unit yang terjual. Kemungkinan, jumlah penjualan unit smartphone ini lebih dari sekedar satuan ratusan unit melainkan bisa sampai pada angka ribuan.

“Kalau kami, enggak mungkin bikin pre-order angkanya ratusan. Gak mungkin sedikit. Kita bikin pre-order dibuat seminggu, tetapi habis tiga hari, karena ingin menyerap demand. Kami juga kaget bisa habis dalam tiga hari,” pungkas Irfan.

Teknologi Terkait

Your compare list

Compare
Hapus Semua
Bandingkan
0
Top