ZTE Siap Luncurkan Ponsel 5G pada Pertengahan 2019

"ZTE tengah rencanakan untuk meluncurkan ponsel 5G pada pertengahan tahun 2019 mendatang."

ZTE Siapkan Ponsel Berteknologi 5G – Salah satu pabrikan ponsel asal Cina, yaitu ZTE kabarnya bakal segera menambah panjang daftar vendor ponsel yang turut serta berencana menelurkan produk dengan dukungan jaringan seluler generasi ke-5 alias 5G. Bukan tanpa alasan mengingat belum lama ini, di awal tahun 2019 ini pabrikan asal Negeri Tirai Bambu tersebut kembali memastikan smartphone 5G buatannya bakal segera hadir pada 2019.

Namun, sampai detik ini masih belum ada kabar mengenai kapan ponsel itu diluncurkan. Hanya saja, ZTE sendiri bakal menargetkan peluncuran pada paruh pertama 2019 sehingga sangat diharapkan bisa mendongkrak penjualan di paruh kedua. Itu artinya bahwa perangkat dengan bekalan teknologi 5G ZTE ini bakal hadir di pasaran selambat-lambatnya pada pertengahan 2019 nanti.

ZTE Siapkan Ponsel Berteknologi 5G

Perlu untuk diketahui ponsel cerdas 5G ZTE disinyalir merupakan model flagship anggota lini produk Axon besutannya. Kemungkinan ia adalah lanjutan dari ponsel Axon 9 Pro yang diumumkan pada pameran IFA 2018 pertengahan tahun lalu.

Sementara itu di satu sisi, menurut laporan yang dikutip dari GSM Arena pada Kamis (10/1/2019), ZTE sendiri mengklaim telah selesai melakukan serangkaian pengujian terkait fungsi 5G pada ponsel, termasuk panggilan suara, browsing, dan pengiriman pesan instan.

Sedangkan di satu sisi, ZTE awalnya juga tengah berencana meluncurkan ponsel 5G pada awal 2019. Namun, dengan adanya pengumuman baru ini, jadwal tersebut molor beberapa bulan dari semula.

Terlepas dari itu, memang bila dibandingkan dengan beberapa sub-brand besutannya, sebut saja seperti Nubia, ZTE bisa dikatakan tak terlalu aktif menelurkan produk baru pada 2018. Hal tersebut tampaknya juga tak terlalu berkaitan dengan sanksi dari pemerintah AS yang memblokir penjualan produk-produk ZTE -termasuk perangkat infrastruktur jaringan dan ponsel- di negerinya pada awal 2018, terkait tuduhan menjual teknologi ke Iran dan Korea Utara. Pemblokiran AS kemudian dicabut setelah ZTE membayar denda senilai 1,4 miliar dollar AS dan merombak jajaran pimpinannya.

Teknologi Terkait

Daftar Perbandingan

Bandingkan
Hapus Semua
Bandingkan
0
Top