Hadapi Ketatnya Persaingan, Pabrikan Ponsel Tiongkok Kian Agresif

Vendor Smartphone Tiongkok Semakin Agresif – Seperti yang sudah kita ketahui bersama, beberapa ponsel canggih yang saat ini beredar di pasaran memang didominasi oleh produk yang berasal dari Tiongkok. Tentu, hal tersebut membuat pabrikan lokal maupun pabrikan negara lain juga turut terpancing yang membuat persaingan gadget global semakin ketat.

Vendor Smartphone Tiongkok Semakin Agresif

Nah, untuk menghadapi tantangan yang semakin ketat tersebut, maka para vendor asal Tiongkok dilaporkan memiliki strategi pengembangan yang sangat agresif untuk tahun 2018 ini. Sebut saja seperti Xiaomi yang mana kali ini termasuk salah satu vendor Tiongkok yang akan agresif mengapalkan jajaran ponsel besutannya sepanjang 2018.

Menurut lansiran dari GSM Arena pada Senin (9/4/2018), Oppo, Xiaomi, Vivo dan Huawei berencana memperluas pemasarannya di ranah global, disebabkan pasar lokal yang mulai stagnan. Xiaomi sendiri disebut berencana mengapalkan lebih dari 100 juta unit ponsel hingga Desember 2018.

Perlu diketahui bahwa sampai detik ini, manufaktur ponsel Mi dan Redmi series itu sudah berhasil mengapalkan lebih dari 10 juta unit produk setiap bulan selama kuartal I 2018.

Seandainya tren ini terus berlanjut, ponsel yang dijual oleh Xiaomi selama Januari hingga Desember 2018 bisa mencapai 120 hingga 150 juta unit. Sebagai perbandingan, Xiaomi mengapalkan 90 juta unit smartphone pada tahun lalu. Sementara itu di sisi lain, adapun rival senegaranya, Huawei yang mana pada tahun 2017 lalu dilaporkan telah berhasil mengapalkan sekira 150 juta unit ponsel, dengan 90 juta di antaranya di Tiongkok. Huawei untuk tahun ini dilaporkan menargetkan angka pengapalan bisa mencapai 200 juta .

Sedangkan untuk Oppo dan Vivo akan terus fokus pada segmen ponsel harga terjangkau dan level menengah. Kedua perusahaan disebut akan berusaha menghadirkan berbagai fitur populer seperti dual camera, layar besar dan teknologi Artificial Intelligence (AI) di berbagai pasar berkembang.

Tentu saja, dengan bukti pada upaya-upaya yang dilakukan beberapa pabrikan asal Tiongkok tersebut, menandakan bahwa mereka semakin agresif dalam menguasai pasar smartphone global, termasuk di dalamnya Indonesia sebagai salah satu negara dengan pangsa pasar besar di wilayah Asia Tenggara.

Top