Facebook Bakal Hentikan Iklan Bitcoin dkk

Kebijakan Facebook – Baru-baru ini, Facebook mengumumkan langkah yang cukup tegas dengan memblokir produk layanan finansial yang berkaitan dengan cryptocurrendy atau biasa disebut dengan mata uang digital. Mata uang digital saat ini memang sedang ngetren di kalangan warganet. Bukan tanpa alasan, nilainya yang bisa naik secara tiba-tiba membuat banyak orang tergiur untuk menginvestasikan uangnya pada uang digital.

Kebijakan Facebook

Salah satu yang paling terkenal adalah Bitcoin, di mana mata uang digital yang satu ini nilai tukarnya bahkan mencapai ratusan juta rupiah untuk satu Bitcoin. Namun demikian, hal ini memang menimbulkan berbagai kontroversi diberbagai belahan dunia bahkan Amerika Serikat. Bukan tanpa alasan, Bitcoin dan sejenisnya memang tidak memiliki dasar hukum yang jelas sehingga para penggunanya bisa saja sewaktu-waktu dirugikan.

Facebook sendiri pun merasa jika praktik yang dinilai menyesatkan seperti Initial Coin Offering (ICO/Penawaran Koin Perdana) dan binary option memang harus dihentikan dari platformnya. “Kami menciptakan sebuah kebijakan baru yaitu melarang iklan untuk mempromosikan berbagai produk dan layanan finansial, yang sering dikaitkan dengan praktik-praktik promosi menyesatkan seperti binary option, ICO dan cryptocurrency,” ungkap Director Management Product Facebook, Rob Leathern.

Tak hanya di Facebook, raksasa sosmed tersebut juga akan menerapkan kebijakan serupa pada platform miliknya yang lain seperti Instagram dan Audience Network. Hal ini dilakukan untuk dapat menjaga kenyamanan para pengguna platform milik Facebook agar terhindar dari segala kerugian. “Kami ingin orang-orang terus menemukan dan mempelajari tentang berbagai produk dan layanan baru melalui iklan Facebook tanpa takut ditipu. Konon, banyak perusahaan yang mengiklankan binary option, ICO dan cryptocurrency, tidak beroperasi dengan itikad baik,” ungkap Leathern.

Di lain sisi, Bitcoin yang semakin populer kini membuat nilai tukarnya pun semakin melambung. Bahkan, beberapa pihak mengatakan jika nilai tukar bitcoin ini sejalan dengan angka penelusurannya di Google. Bahkan, di tahun 2018 ini Bitcoin akan mendominasi tren keamanan siber di 2018. “Bitcoin mungkin akan mendominasi. Ini bisa menjadi target empuk para penjahat siber karena kita tahu bitcoin dan mata uang digital, sifatnya sangat anonim. Ini yang harus dijadikan sorotan,” ujar Technical Consultany dan Cybersecurity Engineer dari Penta Security, Niyikiza Aimable.

Teknologi Terkait

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0
Top