Populasi OS Android Masih Tetap Unggul

OS Android Masih Jadi Platform Terpopuler – Sampai detik ini pun, tampaknya salah satu sistem operasi ponsel yang bernama OS Android memang menjadi OS mobile populer. Akan tetapi, hanya saja kita belum tahu, berapa sih pangsa pasarnya hingga akhir 2017 lalu? Kaitannya tersebut, laporan menyebutkan bahwa pihak Firma Net Market Share telah merilis laporannya.

OS Android Masih Jadi Platform Terpopuler

Mencuplik atas beberapa laporan yang dilansir Net Market Share pada Senin (8/10/2018), dikabarkan bahwa sistem operasi Android memiliki populasi 68,39 persen dari total keseluruhan OS mobile di dunia. Namun, hanya saja secara spesifik tak dijelaskan berapa unit tepatnya jumlah 68,39persen itu. Sedangkan sistem operasi Apple iOS berada persis di bawahnya, dengan populasi sebesar 30,56 persen. Dengan begitu, Android masih menjadi yang terpopuler daripada iOS milik Apple.

Sementara itu di sisi lain, untuk populasi ponsel Windows Phone dari Microsoft kini tinggal 0,15 persen, dan berada di urutan ketiga terbesar dunia. Jumlah ini tentu dinilai sudah mendekati populasi OS Nokia 40 yang sebesar 0,12 persen, yang berada di urutan empat.

Sedangkan di lain sisi, yang berada pada urutan ke lima, ada RIM OS dengan populasi sebesar 0,11 persen. Sedangkan OS Linux dan Symbian menempati posisi enam dan tujuh dengan besar pangsa pasar sama, yakni 0,03 persen.

Menurunnya popularitas Windows Phone dirasa cukup wajar. Bukan tanpa alasan mengingat baru-baru ini Windows menyatakan bahwa pihaknya tidak akan lagi memproduksi perangkat lunak untuk di segmen smartphone. Pasalnya, pihaknya beralasan bahwa ada sejumlah pengembang aplikasi tidak lagi mendukung pengembangan untuk perangkat Windows Phone.

“Kami sudah berusaha sangat keras meminta sejumlah penyedia layanan memutakhirkan aplikasinya untuk Windows Phone. Bahkan kami mengeluarkan uang untuk mereka,” ujar Joe Belfiore selaku Corporate Vice President in the Operating Systems Group Microsoft.

“Sayangnya, jumlah pengguna saat itu masih sangat sedikit sehingga strategi tersebut tidak berhasil,” kata Belfiore.

Top