Dikabarkan Bakal Bubarkan Surface, Microsoft pun Membantahnya

Microsoft Bantah Keras Tuduhan Akan Mematikan Surface – Rumor akan pembubaran Surface tampaknya menjadi perhatian sendiri bagi publik, bahkan bagi Microsoft selaku pihak yang bersangkutan. Namun, belum lama ini kabar tersebut pun tampaknya direspon tegas oleh pihak Microsoft. Lalu, kira-kira apa sih jawaban pihak Microsoft akan rumor tersebut?

Microsoft Bantah Keras Tuduhan Akan Mematikan Surface

Merespon rumor tersebut, Corporate Vice President of Devices Microsoft yang dijabat oleh Panos Panay pun membantah rumor yang menyebutkan bahwa Microsoft akan mematikan lini perangkat Surface. Tak sampai di situ saja, bahkan ia pun mengatakan bahwa pihaknya juga menekankan bisnis Surface justru memiliki masa depan yang panjang dan cukup cerah.

“Ini (rumor) sangat jauh dari kenyataan. Ini adalah rumor tabloid,” tutur Panay menanggapi rumor “kematian” Surface.

Di samping itu, pernyataan yang dilontarkan oleh Panay ini pun juga menyinggung terkait dengan sebuah diskusi oleh para eksekutif industri PC mengenai masa depan bisnis hardware Microsoft. Para eksekutif, termasuk yang mewakili Dell dan Lenovo, memperkirakan Microsoft akan mematikan lini Surface pada 2019.

Kaitannya dengan prediksi dari perwakilan Dell dan Lenovo tersebut, Chief Operating Officer Lenovo yang diketuai oleh Gianfranco Lanci pun turut angkat bicara. Di mana, dikatakan bahwa Microsoft menghasilkan banyak uang dari cloud, Windows dan Office, tapi kehilangan banyak uang dari bisnis hardware. Sehingga, dari kabar tersebut maka eksekutif menilai Microsoft pada akhirnya akan bosan berada dalam bisnis hardware dengan margin rendah, terutama bila tidak menguasai banyak pangsa pasar dan penjualan menurun.

Namun, di sisi lain pun kenyataan berkata lain. Pasalnya, Microsoft memiliki sejarah fokus dalam jangka panjang dengan bisnis Surface jika dibandingkan dengan mengambil langkah mundur meski harus mengeluarkan uang banyak. Memang wajar jika rumor tersebut muncul mengingat Microsoft pada 2013 mengalami kerugian yang cukup besar karena penjualan tablet Surface RT yang lesu.

“Kami tidak kehilangan kepercayaan diri. Ada kepercayaan nyata tentang bagaimana kami mengubah dunia,” ucap Panay. Demikian seperti dikutip dari Business Insider pada Kamis (12/10/2017).

Top