Facebook Uji Coba Fitur Pembungkam Teman

Fitur Baru Facebook – Sebagai platform sosial media terbesar dengan pengguna yang mencapai lebih dari 200 juta orang per bulan, Facebook memang terus melakukan pengembangan terhadap platform utamanya tersebut. Beberapa fitur yang semakin menabah daya tarik ataupun keamanan dan kenyamanan para penggunanya terus-menerus di tambahkan. Kini yang terbaru adalah fitur “Snooze” yang merupakan fitur untuk “membungkam” teman Facebook yang dirasa mengganggu.

Fitur Baru Facebook

Dengan fitur ini, pengguna dimungkinkan untuk berhenti mengikuti seorang teman dalam waktu tertentu. Di mana, periode unfollow temporer ini dapat diatur selama 24 jam, 7 hari, atau bahkan 30 hari. Dengan mengaktifkan fitur tersebut, kawan akan berhenti melihat postingan dari teman yang di-Snooze dalam jangka waktu yang dipilih tersebut.

Secara sederhana, fitur ini memang mirip dengan fitur hening yang ada pada WhatsApp. Di mana jika pada WhatsApp kita dapat melakukan hening atau menghentikan pemberitahuan dari suatu percakapan dalam kurun waktu tertentu. Saat ini sendiri Facebook disebut-sebut masih menguji fitur ini untuk nantinya dapat diluncurkan dan dinikmati seluruh penggunannya di dunia. Di mana, untuk uji coba kali ini Facebook hanya menyediakan tombol Snooze untuk pengguna yang menggunakan perangkat dekstop dalam mengakses Facebook dari regional Amerika Serikat.

Hal ini tentu akan sangat berguna bagi kawan-kawan yang sering terganggu oleh teman Facebook yang dirasa sering menyebarkan informasi tidak penting atau bahkan provokatif namun enggan melakukan pemutusan pertemanan. “Kami sedang menguji cara baru agar pengguna bisa mengontrol News Feed, jadi mereka bisa tetap terhubung dengan hal-hal yang paling relevan,” ujar sang juru bicara Facebook yang Begawei rangkum dari KompasTekno.

Tidak hanya dari sisi pengguna, fitur ini juga berguna untuk Facebook itu sendiri agar dapat mengurangi ataupun mencegah pengguna melakukan unfollow terhadap akun lain ataupun grup. Hal ini untuk menjaga agar jejaring di Facebook tetap padat dan akhirnya berimbas pada keuntungan yang diraih oleh Facebook itu sendiri. Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui kapan Facebook akan mulai menerapkan fitur ini untuk para penggunanya di dunia.

Top