Telkom Akan Ganti Satelit yang Mengalami Gangguan

Satelit Telkom 1 – Beberapa hari lalu, satelit Telkom 1 mengalami gangguan yang mengakibatkan beberapa aktifitas yang mengandalkan jaringan dengan satelit tersebut terganggu. Salah satu yang mengalami gangguan adalah transaksi ATM dari sebuah Bank. Meskipun hal ini langsung cepat diatasi oleh Telkom, namun tentunya jika hal tersebut kembali terulang akan sangat menganggu kegiatan masyarakat di Indonesia.

Satelit Telkom 1

Telkom pun kabarnya memang sudah merencanakan penggantian atas satelit Telkom 1 yang beberapa hari lalu mengalami gangguan tersebut. Dilansir dari inetDetik, Direktur Utama Telkom Alex J. Sinaga mengungkapkan jika pihaknya memang telah merencanakan untuk meluncurkan satelit Telkom 4 untuk menempati slot orbit yang saat ini ditempati satelit Telkom 1. ‚ÄúSlot Telkom 1 itu memang sudah kami rencanakan untuk Telkom 4. Rencana meluncur pertengahan 2018 nanti,” ujar Alex.

Meskipun sebenarnya, berdasarkan hasil evaluasi dan konsultasi yang dilakukan Telkom dengan Lockhead Martin pada tahun 2014 dan 2016 yang lalu, Telkom 1 masih dalam kondisi yang baik dan mampu beroperasi setidaknya hingga 2019 mendatang. Namun rupanya prediksi tersebut meleset, pada Jumat 25 Agustus 2017 yang lalu, satelit Telkom 1 ini mulai mengalami anomali yang mengakibatkan pergeseran pointing antena satelit dan membuat pelayanan transponder dari Telkom 1 ini terganggu.

Terkait dengan hal tersebut, Telkom pun langsung melakukan langkah cepat untuk menginvestigasi bersama Lockhead Martin dan mengecek kesehatan satelit tersebut. Namun, Telkom pun tidak menutup kemungkinan jika satelit Telkom 1 ini tidak dapat beroperasi normal kembali. Untuk itulah Telkom saat ini telah melakukan beberapa langkah antisipasi untuk mencegah kembalinya terjadi gangguan pada satelit tersebut. “Saat ini sedang evaluasi, hasilnya baru beberapa hari ke depan. Tidak tertutup kemungkinan, nanti disimpulkan tidak bisa beroperasi lagi. Maka mulai tanggal 26 sudah antisipasi itu,” jelas Alex.

Antisipasi yang dimaksud dalam hal ini adalah dengan memindahkan layanan yang ditangani Telkom 1 ke satelit milik Telkom lainnya yakni Telkom 2 dan Telkom 3S. Namun, Telkom akan lebih mempropritaskan kebutuhan strategis negara, disusul kebutuhan publik dan pelanggan Telkom dalam melakukan antisipasi tersebut. “Prioritas, pertama untuk kebutuhan strategis, lembaga pemerintah. Kedua yang melayani publik, ketiga pelanggan lainnya,” pungkasnya.

Top