Menkominfo : Satelit Telkom 1 Sudah Tamat

Menkominfo Angkat Bicara Tentang Telkom 1 – Terganggunya satelit Telkom 1 pada beberapa waktu yang lalu memang cukup membuat beberapa kegiatan masyarakat menjadi terganggu. Menanggapi hal tersebut, Menkominfo Rudiantara pun langsung melakukan langkah untuk membahas persoalan tersebut dengan Direktur Utama Telkom Alex J. Sinaga. Satelit Telkom 1 yang menurut prediksi seharusnya kedaluarsa pada tahun 2018 nanti, diperkirakan tidak bisa beroperasi secara normal kembali. Hal tersebut membuat slot Telkom 1 akan kosong selama setahun ke depan.

Menkominfo Angkat Bicara Tentang Telkom 1

“Saya sudah bicara. Pertama, kita harus amankan slotnya, harusnya dia (Telkom 1) orbit hingga 2018 jadi mungkin ada satu tahun kosong. Kominfo akan membantu Telkom melakukan suspend atas slotnya sehingga aman untuk Indonesia, itu dulu fokusnya,” ujar Rudiantara di Grha XL yang Begawei lansir dari Detikinet. Rudiantara juga mengungkapkan bahwa permasalahan yang terjadi dengan satelit Telkom 1 harus disampaikan ke publik. Pasalnya, dampak yang ditimbulkan dari permasalahan tersebut memang cukup besar.

Selain itu, menurutnya satelit merupakan bisnis yang penuh risiko. Seperti yang terjadi saat ini, permasalahan pada Telkom 1 yang seharusnya dapat beroperasi hingga beberapa tahun ke depan, namun sudah rusak sebelum masanya habis. Hal ini tentu menimbulkan kerugian yang tidak sedikit. “Nah, yang kemarin itu sedang diteliti oleh Telkom dan juga Lockhead Martin, kenapa bisa tidak berfungsi. Padahal, kalau secara umum memang beroperasi 15 tahun. Tetapi dengan perjanjian khusus antara Telkom dan Lockhead Martin ini, bisa lebih dari itu. Bisa 18 atau 20 tahun,” tuturnya.

Dirinya juga telah meminta kepada Telkom untuk merelokasikan kapasitas dari Telkom 1 ini ke satelit lainnya. “Dan yang lebih penting lagi, saya minta Telkom relokasikan kepada kapasitas satelit manapun. Saya update dari Dirut Telkom itu dipindahkan ke Telkom 3S, satelit lain termasuk Apstar. Jadi pelanggan seharusnya bisa tenang, ya memang faktanya terjadi seperti kemarin. Satelitnya tidak bisa diapa-apakan, terjadi glitch di atas ya kena,” kata Chief RA.

Di sisi lain, Menkominfo juga mengungkapkan bahwa gangguan yang terjadi pada satelit Telkom 1 ini sebenarnya bukan karena pergeseran orbit, namun karena baterainya yang sudah tidak berfungsi sehingga bahan bakarnya habis dan akhirnya mengakibatkannya keluar dari orbit.

Top