Xiaomi Siapkan Ponsel Baru untuk Lawan Oppo dan Vivo

Xiaomi Bakal Punya Sub-brand Ponsel Baru – Kabar yang cukup mengejutkan memang tengah menyelimuti Xiaomi, pasalnya pabrikan smartphone China tersebut diberitakan akan menambah sub-brand ponselnya untuk melengkapi “Mi” serta “Redmi”. Meski nama sub-brand ini masih belum jelas, namun merek baru itu disinyalir bakal menjadi rival untuk Oppo dan Vivo.

Xiaomi Bakal Punya Sub Brand Ponsel Baru

Jenis ponsel perdana yang akan berada di bawah naungan sub-brand baru ini disebut-sebut akan diluncurkan pada bulan Juli tahun 2017.

Bocoran foto terkait dengan ponsel baru tersebut saat ini bahkan sudah beredar di internet. Dari bocoran foto yang ada terlihat jika ponsel ini memiliki setup dual kamera di bagian belakang bodinya yang diletakkan berdampingan dengan flash LED untuk mendukung bidikan foto pada kondisi low-light.

Desain kamera yang dimiliki oleh ponsel ini bahkan terlihat sangat mirip dengan milik OnePlus 5, di mana kedua sensor kameranya digabungkan dalam satu wadah yang tampak sedikit menonjol serta melengkung tipis.

Ponsel di bawah sub-brand baru ini kemungkinan besar akan dipasarkan secara offline. Xiaomi tampaknya menyadari jika toko offline masih cukup efektif untuk meningkatkan penjualan.

Sebelumnya Xiaomi hanya memakai strategi untuk memasarkan ponsel secara online. Meski dikatakan cukup inovatif, namun pemasaran online tidak bisa diandalkan sendiri secara terus menerus. Xiaomi memang membutuhkan kombinasi antara kedua mekanisme penjualan tersebut untuk menarik masyarakat yang lebih luas.

Hingga saat ini Xiaomi masih belum memberikan keterangan terkait dengan rumor sub-brand barunya tersebut. Sub-brand baru Xiaomi belum lama ini memang sempat dikabarkan memiliki nama X sehingga ponsel perdananya akan bertajuk X. Namun hal ini pun juga belum terverifikasi.

Performa bisnis Xiaomi Sendiri di pasaran dalam dua tahun terakhir sempat menurun karena tingginya persaingan. Xiaomi diketahui baru kembali merangkak naik pada kuartal kedua di tahun 2017 ini dengan jumlah penjualan sebanyak 23,16 unit atau bisa dikatakan naik 70 persen dari kuartal sebelumnya.

Apakah langkah Xiaomi untuk membuat sub-brand baru ini bisa memberikan dampak yang signifikan untuk vendor China tersebut di industri smartphone? Tentu kita harus menunggu perkembangan yang selanjutnya.

Top