Trump Ungkapkan Apple Akan Bangun 3 Pabrik di US

Apple Akan Bangun Pabrik Baru – Baru-baru ini Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan bahwa salah satu raksasa teknologi Apple akan segera membangun pabrik baru di Negaranya. Bahkan tak tanggung-tanggung, ia mengatakan Apple akan membangun 3 buah pabrik sekaligus di dalam negeri. Statement ini pun menurutnya didapatkan langsung dari CEO Apple yakni Tim Cook.

Apple Akan Bangun Pabrik Baru

Trump sendiri memang memiliki ambisi agar Apple yang merupakan salah satu raksasa teknologi ini dapat membangun pabrik terbaik di AS. Ia bahkan pernah mengungkapkan bahwa pemerintahannya tidak dapat dianggap sukses jika Apple tidak membangun pabrik besar di Amerika Serikat. “Saya berbicara dengan Cook dan dia menjanjikan saya akan ada tiga pabrik besar. Saya katakan padanya, Cook, pemerintahan saya tidak bisa dikatakan sukses secara ekonomi kalau Anda tidak membangun pabrik di negara ini. Lalu dia menelepon saya dan bilang akan melakukannya,” ungkap Trump yang Begawei kutip dari Phone Arena.

Seperti yang diketahui Apple memang tidak hanya memiliki pabrik di Amerika Serikat saja, namun ada beberapa pabrik di luar negeri seperti di China. Bahkan saat ini pabrik terbesarnya memang berada di Negeri Tirai Bambu tersebut. Di mana untuk produksinya di Tiongkok saat ini memproduksi produk-produk iPhone dan iPad yang bekerjasama dengan Foxconn dan Pegatron. Sementara itu, untuk produksi di AS, Apple sendiri bergantung pada beberapa kontrak manufaktur untuk memproduksi sejumlah model Mac.

Foxconn sendiri diketahui pula akan segera membangun sebuah pabrik baru di Wisconsin, Amerika Serikat. Namun, pabrik terbaru tersebut tidak akan digunakan untuk melakukan produksi dari produk-produk Apple melainkan akan digunakan untuk produksi panel layar televisi dan tidak ada hubungannya dengan produksi produk-produk milik Apple.

Di sisi lain, pihak Apple sendiri hingga saat ini belum menanggapi pernyataan Donald Trump tersebut secara resmi. Sehingga memang statement yang diungkapkan Presiden kontroversial tersebut memang cukup membuat publik bertanya-tanya akan kebenarannya. Namun jika hal tersebut memang benar adanya, tentu akan menjadi sebuah kabar yang menggembirakan bagi Apple.

Top