Nokia Gunakan Chipset Buatan Xiaomi untuk Ponselnya?

Ponsel Nokia Bakal Pakai Chipset Surge S1? – Xiaomi memang telah memperkenalkan chipset smartphone yang dibuatnya sendiri pada tahun ini. Prosesor racikan Xiaomi tersebut diketahui mengusung nama Surge S1 yang ternyata merupakan model Octa-core.

Ponsel Nokia Bakal Pakai Chipset Surge S1

Di dalam chipset buatan Xiaomi ini terdapat empat inti Cortex-A53 dengan clock speed 2,2 GHz untuk menjalankan pemrosesan yang berat serta empat inti Cortex-A53 berkecepatan 1,4 GHz untuk menangani tugas-tugas yang ringan.

Chipset baru Xiaomi tersebut juga menyematkan pengolah grafis (GPU) Mali-T860 MP4 untuk mendukung tampilan game dan multimedia yang berkualitas. Surge S1 merupakan chipset yang akan diperuntukkan bagi ponsel kelas menengah ke atas, misalnya saja seperti Xiaomi Mi 5C yang menurut kabar akan dibekali dengan chipset tersebut.

Selain akan digunakan pada produk-produk ponselnya sendiri, rumor yang tengah berkembang di China juga menyebutkan jika Xiaomi saat ini telah mendapatkan calon pelanggan untuk Surge S1. Calon pelanggan dari chipset racikannya ini tak lain adalah Nokia yang produksinya kini berada di bawah payung HMD Global.

Meski begitu, untuk saat ini masih belum terdapat kejelasan tentang ponsel Nokia mana yang sebetulnya akan dibekali dengan chip buatan Xiaomi itu. Nokia sendiri kemungkinan besar akan menyematkan Surge S1 pada model-model di segmen menengah seperti Mi 5C milik Xiaomi.

Jika kabar tersebut memang benar adanya, maka hal ini akan menjadi langkah awal bagi Nokia untuk menggunakan chip buatan berbagai pabrikan berbeda pada produk-produk ponselnya di masa yang akan datang. Selain Xiaomi, terdapat Qualcomm dan Mediatek yang telah dikenal sejak lama sebagai pembuat chip di industri smartphone sehingga chipset buatan mereka memang banyak yang menjadi pilihan bagi para vendor smartphone.

Apabila ponsel Nokia nanti benar-benar akan menggunakan chip buatan Xiaomi, sebagai tindak lanjutnya belum diketahui juga apakah produknya tersebut akan dipasarkan secara terbatas hanya di negara asalnya saja. Hal ini karena mengingat kemampuan chipset Surge S1 dalam urusan penanganan jaringan LTE internasional juga masih belum ada titik kejelasannya.

Top