Akhirnya, Bocoran Harga Resmi Nokia 8 Tersebar

Harga Nokia 8 Kian Tersebar, Lebih Murah dari Rumor – Nokia 8 memang menjadi salah satu flagship yang ditunggu-tunggu kehadirannya oleh para konsumen. Terkait dengan peluncurannya tersebut, HMD Global pun telah mengumumkan tanggal peluncuran flagship Nokia 8 di mana kabarnya akan segera diperkenalkan secara resmi pada 16 Agustus 2017 mendatang. Meskipun masih sekitar dua pekan dari sekarang, akan tetapi berbagai bocoran terkait dengan Nokia 8 sudah ramai beredar, termasuk juga dengan harganya.

Harga Nokia 8 Kian Tersebar Lebih Murah Dari Rumor

Berkaitan dengan bocoran tersebut, Operator telekomunikasi Vodafone yang beroperasi di Rumania bahkan sudah menyebarluaskan daftar harga Nokia 8 versi warna hitam dalam situs resminya. Kabar tersebut sebagaimana dengan apa yang telah dilaporkan Phone Arena pada Senin (31/7/2017).

Dalam laporan tersebut dikatakan bahwa harga Nokia 8 nantinya akan dibanderol 517,42 euro atau jika dirupiahkan akan setara dengan Rp 8,1 jutaan. Tampaknya, banderol atau harga tersebut dinilai lebih rendah jika dibandingkan dari beberapa prediksi sebelumnya. Pasalnya, pada perkiraan sebelumnya, rumor menyebutkan bahwa harga Nokia 8 berkisar 600 euro atau Rp 9,3 jutaan. Tentu saja, bocoran terkait dengan harga resmi tersebut mengundang banyak perhatian publik, terutama konsumen kalangan kelas menengah.

Tak hanya itu saja, harganya yang memang dirasa lebih murah dari perkiraan tersebut, diperkuat juga oleh beberapa sumber dari dalam yang memang mengungkapkan bahwa Nokia 8 dibanderol dengan harga di bawah flagship keluaran vendor lain di segmen yang sama, semisal Samsung Galaxy S8, LG G6, dan HTC U11.

Terlepas dari kabar tersebut, sedikit info penting untuk diketahui bahwa kebijakan harga smartphone di Rumania, faktanya rata-rata sama dengan yang dijual di beberapa negara-negara Eropa Barat lainnya. Dengan kata lain, jika informasi dari Vodafone Rumania benar, maka sudah bisa dipastikan bahwa harga Nokia 8 itu berlaku pula di Jerman, Italia, Spanyol, dan negara sekitarnya. Hanya saja, untuk sementara ini masih belum diketahui kapan akan diluncurkan di kawasan Asia Tenggara, termasuk di Indonesia.

Top