Uber Meminta Maaf, Dan Ambil Langkah Baru

Uber Minta Maaf dan Umbar Langkah Baru – Banyak masalah yang menimpa layanan ride-sharing Uber. Bermula dari kasus seksis yang muncul sejak Februari lalu hingga video sang CEO Travis Kalanick memarahi salah satu sopir. Bahkan ketika Uber hendak beritikad baik namun ada saja negatifnya.

Ketika dewan direksi mengadakan rapat untuk menuntaskan masalah seksis salah satu anggota justru melontarkan kalimat seksis dan kembali menuai kontrofersi. Atas segala keburukan dan citra negatif yang dibangun, Uber meminta maaf kepada para pengguna yang belum sempat ikut gerakan #DeleteUber di New York, Amerika Serikat. Uber menyebar email yang mengindikasikan penyesalan atas apa yang telah terjadi. Layanan berbasis san Fransisco tersebut mengaku telah gagal dan akan membenahi diri.

Ukuran kesuksesan kami adalah kepuasan penumpang, sopir, dan para pekerja. Kami sadar kami tak mencapai itu begitu tertera dalam penggalan suara elektronik. Sebagai perusahaan kami sangat cepat berkembang dan gagal memprioritaskan orang-orang yang telah membantu kami sampai ke titik ini.

Surat tersebut berisi beberapa langkah radikal Uber untuk memperbaiki segala kesalahan. Salah satunya Uber akan meningkatkan akuntabilitas para pegawai dan pejabat agar membentuk divisi bernama Ethics and Culture. Dewan direksi juga akan dimasuki beberapa nama independen. Begitu juga dijajaran eksekutif yang akan dikaji dan beberapa akan diganti. CEO Travis Kalanick pun sementara waktu berhenti dari jabatannya.

dalam menjunjung keberagaman dan menghindari deskriminasi kelompok tertentu, Uber berjanji bakal merekrut pekerja dari latar belakang yang berbeda-beda pula. Sepertinya layanan bernuansa hitam dan toska tersebut bakal melakukan revolusi kulture perusahaan. Yang diharapkan langkah-langkah tersebut tepat dan tak terlambat pasca 200.000 pengguna Uber di New York berhenti menggunakan layanan tersebut karena isu seksis. Uber ikut menyertakan video berdurasi lebih kurang 2 menit. Video tersebut menampilkan bahwa para pegawai optimis Uber sebagai salah satu inovasi teknologi terbesar mampu terus berkontribusi untuk masyarakat luas.

Top