Benarkah OnePlus 5 Curangi “Benchmark”?

OnePlus 5 Dituding Curangi Benchmark – Terkait dengan vendor komputer atau gadget yang mencoba untuk mencurangi benchmark agar bisa memperoleh skor tinggi mungkin bukanlah hal yang baru. Namun untuk kali ini, yang dituduh telah melakukan manipulasi adalah OnePlus, vendor smartphone yang berasal dari Shenzhen, Tiongkok.

Oneplus 5 Dituding Curangi Benchmark

XDA Developers mendapati jika OnePlus 5, smartphone teranyar besutan OnePlus yang baru diperkenalkan pada pekan ini menggunakan teknik curang, yaitu manipulasi clockspeed.

Lebih detailnya, ketika mengetahui ada benchmark yang sedang berjalan, OnePlus 5 kemudian langsung melakukan penguncian cluster CPU “little” pada chip Snapdragon 835 yang digunakannya sehingga memiliki kecepatan paling tinggi, yaitu 1.9 GHz.

Aslinya, clock speed cluster yang memiliki empat core CPU yang efisien daya tersebut seharusnya bekerja fluktuatif sesuai dengan berat tugas yang dijalakan, bukannya terus-menerus berada di posisi teratas.

Sebagai akibatnya, langkah manipulasi yang dilakukan OnePlus justru tidak sesuai dengan keadaan smartphone tersebut di dunia nyata. Skor yang ditampilkan benchmark pun kemudian terlihat tidak reprsentatif dengan perangkat yang bersangkutan.

Kecurangan yang dilakukan oleh OnePlus ini paling terlihat pada skor uji multi-core CPU yang terlihat lebih tinggi dibandingkan dengan aslinya, sedangkan untuk uji single core sepertinya tidak ada perbedaan yang cukup signifikan.

OnePlus 5 diketahui berhasil mencurangi beberapa software benchmark seperti AnTuTu, Quadrant, Vellamo, dan Geekbench.

Efek samping yang timbul dari kecurangan yang dilakukan OnePlus 5 adalah terjadinya peningkatan suhu. Catatan yang diperoleh dari XDA Developers menunjukkan jika kenaikan suhu punggung ponsel bisa mencapai sekitar 50 derajat celcius saat sedang menjalankan uji GPU.

OnePlus tampaknya tidak ikut mengakali unit pengolahan grafis (GPU) Snapdragon yang ada pada ponsel ini, namun penguncian cluster CPU yang dilakukannya tersebut ternyata juga mempengaruhi bagian ini dengan meningkatnya panasnya secara keseluruhan.

Kecurangan yang dilakukan pada situs benchmark ini biasanya dilakukan untuk membuat sebuah perangkat terlihat lebih baik dan lebih cepat untuk urusan performa dalam review. Sehingga hal-hal seperti ini memang perlu diperhatikan oleh konsumen smartphone terutama yang kerap tertarik dengan suatu produk setelah melihat skornya di benchmark.

Top