Yuk!! Intip Markas terbaru Apple yang Senilai Rp 66 Triliun

Markas baru Apple – Apple sebagai perusahaan raksasa teknologi baru saja menyelesaikan markas terbarunya yang diberi nama Apple Park. Apple Park yang memiliki bentuk bundar tersebut akan mulai di gunakan pada bulan April ini. Yang menarik dari markas terbaru perusahaan teknologi ini adalah informasi yang menyebutkan mengenai gedung parkir yang lebih luas dibanding dengan gedung utamanya.

Markas Baru Apple

Apple park yang memiliki bentuk layaknya kapal luar angkasa atau UFO, ini terletak di Cupertino, California, Amerika Serikat dengan luas area mencapai 71 hektar. Dengan luasnya tersebut Apple Park ini disebut-sebut mampu menampung karyawan hingga 14000 orang.

Dilansir dari Business Insider, Apple Park memiliki dua buah gedung parkir yang memiliki luas lebih lapang bahkan dari gedung utamanya untuk mengakomodir kendaraan karyawannya. Sebagai perbandingan, gedung utama dari Apple Park ini memiliki luas 318.000 meter persegi sementara untuk gedung parkirnya memiliki luas mencapai 325.00 meter persegi yang bisa menampung hingga 11000 kendaraan. Selain kedua gedung parkir tersebut, karyawan juga bisa memanfaatkan bawah tanah dari gedung utama untuk parkir kendaraan yang memiliki luas tiga kali lipat luas taman.

Namun, rupanya luas nya tempat parkir Apple Park tersebut bukan tanpa tujuan. Apple rupanya memiliki misi utama untuk mengurangi kemacetan di jalan raya yang diakibatkan menumpuknya kendaraan di jalan. Untuk itu, Apple juga menyediakan shuttle bus dan sepeda gratis bagi karyawannya yang kendaraannya sedang diparkir.

Pembangunan Apple Park ini menghabiskan dana senilai USD 5 miliar atau senilai Rp 66,3 triliun. Sebagai sebuah markas dari raksasa teknologi dunia, kompleks Apple Park dilengkapi dengan panel surya sebagai sumber daya energi alternatif yang dapat digunakan ketika dibutuhkan.

Perlu diketahui juga pembangunan Apple park ini awalnya disembunyikan dari publik, namun seiring berjalannya waktu proyek besar Apple ini akhirnya mencuat juga. Markas ini akan memiliki 80 persen “ruang hijau” sementara bangunan utama akan pergi tanpa AC atau pemanas melainkan dari ventilasi alami. Dan 100 persen energi bersumber dari aset listrik dan bio bahan bakar solar.

Teknologi Terkait

Your compare list

Compare
Hapus Semua
Bandingkan
0
Top