Waspada! Ternyata WhatsApp Bisa Dibajak Lewat Kiriman Foto

Waspada, WhatsApp Bisa Dibajak Lewat Kiriman Foto – Enkripsi yang diterapkan di aplikasi chatting tak selalu menjamin keamanan. Wikileaks, misalnya mengungkapkan bahwa badan intelijen AS, CIA tetap bisa meretas aplikasi chatting yang dilindungi oleh end-to-end encryption. Baru-baru ini firma keamanan Check Point turut mempublikasikan sebuah celah keamanan yang terdapat di versi web dari dua aplikasi messaging populer, WhatsApp dan Telegram.

Celah keamanan ini bisa dimanfaatkan oleh hacker untuk membajak atau mengambil alih akun pengguna WhatsApp dan telegram via web. Caranya sangat mudah hanya dengan mengirim foto atau gambar yang sudah disusupi kode berbahaya. Saat WhatsApp atau Telegram itu dibuka, kode berbahaya akan dieksekusi dan mengalihkan pengguna ke laman HTML berisi malware. Malware itu kemudian bisa digunakan untuk mengakses semua data yang disimpan secara lokal di komputer.

“Dengan mengirimkan foto seorang penyerang bisa mengambil alih akun, dan mengakses history pesan, semua foto yang pernah dibagikan, dan juga bisa mengambil alih untuk mengirim pesan atas nama pengguna,” ujar Oded Vanunu, head of product vulnerability research Check Point, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari The Verge, Jumat (17/3/2017).

Dalam paparannya Check Point mengatakan bahwa hal diatas bisa terjadi karena WhatsApp dan Telegram versi web tersinkronisasi dengan akun pengguna di ponsel. Pada 8 Maret lalu Check Point telah melaporkan keberadaan celah keamanan ini kepada WhatsApp dan Telegram. Keduanya telah nemabal celah keamanan tersebut, Untuk para pengguna saat ini sudah tidak perlu khawatir lagi mengenai hacker yang meresahkan akun WhatsApp dan Telegram.

“Saat Check Point memberikan laporan, kami langsung menanggapi dalam sehari dam merilis update untuk WhatsApp web, mohon restart browser untuk memastikan bahwa Anda memakai versi terbaru yang aman,” Ujar seorang juru bicara WhatsApp.

 

Top