Sukses, Pokemon Go Raih Pendapatan Rp 13 Triliun

Rekor Baru, Pokemon Go Raih Pendapatan Terbesar – Pada pertengahan tahun 2016 lalu Pokemon Go hadir dan disambut positif oleh netizen global. Beberapa rekor pun diraih oleh game mobile yang dikembangkan Niantic lab tersebut. Diantaranya adalah Pokemon Go menjadi aplikasi mobile pertama yang meraup pendapatan 500 juta dollar AS atau setara dengan Rp 6,6 triliun hanya dalam waktu tiga bulan pasca dirilis.

Game mobile populer lain seperti Candy Crush saga dan Clash of Clans butuh waktu setengah sampai satu tahun, sedangkan yang teranyar Pokemon Go mampu mengumpulkan pendapatan 1 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 13,3 triliun per awal Januari 2017. Fakta ini mencatat rekor baru diranah game mobile.

Perlu dicatat pendapatan sebesar itu dalam kurun waktu enam bulan diraih tanpa merilis Pokemon Go di China. Padahal diketahui China merupakan populasi smartphone terbesar di dunia. Jika Pokemon Go berekspansi ke Negeri Tirai Bambu bukan tak mungkin penetrasinya semakin tinggi dan pendapatan pun otomatis akan ikut naik.

separator

Meski demikian firma penelitian Sensor Tower mengatakan fenomena Pokemon Go tak lagi semasif bulan-bulan awal saat peluncuran Pokemon Go. dulu Pokemon Go bisa meraup penghasilan sekitar 18 juta dollar AS atau setara dengan Rp 240 miliar per hari. Saat ini rata-rata pendapatan harian Pokemon Go ditaksir cuma berkisar 1,5 juta dollar AS atau sekitar Rp 20 miliar hingga 2,5 juta dollar AS atau sekitar Rp 33,3 miliar perhari.

Niantic sadar betul akan tren penurunan antusiasme netizen. Karenanya studio game tersebut berusaha membangkitkan kembali kejayaan Pokemon go dengan menghadirkan fitur-fitur terbaru. Misalnya saja menambahkan karakter baru, mengadalak event spesial, menyediakan Pokemon Go di Apple Watch dan lain sebaginya.

Baru-baru ini juga Pokemon Go berekspansi ke Korea Selatan hal ini ditempuh dengan kerja keras sebab awalnya pemerintah Korea Selatan melarang keras Pokemon Go masuk ke negara tersebut dengan alasan keamanan.

Top