Demi Oppo & Vivo, Xiaomi Kurangi Smartphone Murah?

Strategi Baru Xiaomi РPada tahun 2016 yang lalu Oppo dan Vivo berhasil menggeser keberadaan Xiaomi dari limaa besar vendor smartphone global.  Hal tersebut nampaknya membuat Xiaomi semakin terpacu untuk semakin berunjuk gigi membuktikan taringnya di tahun 2017 ini dengan menyiapkan beberapa strategi untuk meningkatkan daya saingnya kembali di pasar smartphone global.

Strategi Baru Xiaomi

Salah satu strategi yang bakal digunakan oleh pabrikan asal Tiongkok tersebut adalah dengan melengkapi portofolionya dengan ponsel kelas menengah hingga high-end. Hal tersebut tentu menjadi pertanda Xiaomi juga bakal mengurangi produksi ponsel-ponsel murah sebagaimana dilansir dari Digitimes, Rabu 22/2/2017.

Selama ini memang Xiaomi dikenal sebagai vendor smartphone yang banyak merilis ponsel untuk kelas menengah ke bawah. Bahkan, untuk produk flagship-nya pun masi tergolonmg murah jika dibandingkan dengan flagship produksi Apple ataupun Samsung. Yang memiliki selisih 25 persen lebih murah.

separator

Pada akhir tahun 2016 yang lalu, Xiaomi berhasil melakukan terobosan dengan menghadirkan dua buah ponsel flagship dalam waktu bersamaan yakni Mi Note dan Mi Mix yang hanya di khususkan untuk pasaran China. Bahkan Mi Note 2 secara mengejutkan mendapatkan sambutan yang sangat baik. Pasalnya, pada penjualan perdananya ponsel tersebut ludes terjual dalam waktu 50 detik dengan harga Rp 5.3 jutaan. Bahkan antusiasme tinggi juga terjadi pada penjualan perdana Mi Mix yang merupakan ponsel ber bezel tipis. Ponsel yang ditawarkan dengan harga mulai dari Rp 6.7 jutaan itu ludes terjual hanya dalam waktu 10 detik.

Meskipun demikian, angka penjualan kedua model perangkat flagshipnya tersebut masih belum memenuhi ekspektasi untuk penjualan di kuartal pertama 2017. Untuk itu, Xiaomi hingga kini masih terus menggenjot penjualan dia perangkatnya tersebut di negara asalnya china.

Terlepas dari hal tersebut, Xiaomi juga dikabarkan akan memperbaiki manajemen rantai pasokan alias supply chain. Bahkan, Xiaomi sedang mempertimbangkan untuk bekerjasama dengan pemasok baru untuk beberapa komponen. Bahkan, Xiaomi sepertinya juga akan semakin mandiri. Pasalnya, vendor smartphone asal china tersebut berencana merilis seri Mi 5C menggunakan chipset buatan sendiri, yakni Pinecone V670 yang akan dirilis pada Maret mendatang.

Top