3 Layanan Digital Yang Bakal Booming di Indonesia

Tiga Layanan Digital Yang Bakal Ramai di 2017 РJika layanan ride-sharing dan eCommerce mendominasi tren aplikasi mobile di 2016 beda cerita di tahun 2017. Diprediksi tren industri mobile di Tanah Air bergeser ke jenis aplikasi baru. Hal tersebut diungkapkan dua perwakilan capital venture yaitu Danny Wirianto dari GDP Venture. Menurut Danny, setidaknya ada tiga jenis aplikasi mobile dan layanan digital yang akan menjamur di Tanah Air. Yang pertama adalah aplikasi menyasar pasar tersegmentasi alias niche market.

“Kalau diperhatikan eCommerce dan ride sharing tumbuh di 2016. Nah aplikasi niche yang ditujukan untuk kalangan tertentu, pasti aplikasi motorcycle khusus untuk pria atau aplikasi bertemakan make up untuk wanita, itu akan tumbuh lebih banyak,” ujar Danny.

Niche market dinilai memiliki cakupan kecil akan tetapi fungsi utama dari aplikasi tersebut justru akan lebih fokus. Jadi imbasnya adalah konsumen yang memakai aplikasi tersebut akan lebih loyal karena merasa lebih sesuai.

separator

Jenis yang kedua adalah aplikasi berbasis teknologi GPS dan real-time. Menurut Danny layanan seperti itu posisinya kuat untuk disajikan ke konsumen perusahaan. Perusahaan bisa mendapatkan informasi akurat dan related mengenai lokasi yang berguna untuk mengembangkan bisnisnya. Akan banyak bermunculan bisnis-bisnis digital yang menawarkan solusi aerial.

Yang terakhir adalah aplikasi dan layanan yang menyediakan akses ke big data akan digandrungi sepanjang 2017 akan lebih booming. Pasalnya di era internet seperti sekarang masnyarakat secara sukarela membagi data personalnya. Data tersebut tersebar dimana-mana dan belum terstruktur rapi. Perusahaan yang menghimpun big data dengan algoritma spesifik dan rapi diperkirakan akan mendominasi tren industri digital tahun ini.

Secara global aplikasi realitas virtual alias VR akan mulai muncul dimana-mana, sayangnya aplikasi tersebut masih belum bisa mengambil hati para konsumen di Tanah Air. Teknologi masih belum sangat dibutuhkan untuk masyarakat. VR akan lebih berguna untuk industri kesehatan dan gaming, itu juga tidak digunakan secara cakupan luas.

Top