Samsung Rayu Konsumen Kembalikan Galaxy Note 7

Konsumen dirayu Samsung Untuk Kembalikan Galaxy Note 7 –¬†Upaya Samsung mengumpulkan kembali Galaxy Note 7 dari konsumen, masih belum berakhir. Kali ini, perusahaan smartphone asal Korea Selatan itu dilaporkan akan memastikan bahwa konsumen yang masih memiliki Galaxy Note 7, tidak akan lagi bisa menggunakan perangkat tersebut.

Menurut laporan yang dilansir dari GSM Arena, operator telekomunikasi Amerika Serikat, US Cellular dikabarkan telah menghubungi konsumen yang masih menggunakan Galaxy Note 7. Dalam kaitannya dengan Galaxy Note 7, perusahaan memberikan konfirmasinya bahwa Smasung akan segera melakukan modifikasi pad software sehingga konsumen pun tak bisa lagi mengisi baterai ponsel tersebut. Maka dari itu, tentunya ponsel tak akan bisa beroperasi lagi.

Sampai detik ini, baru ada 1 pengguna yang diketahui telah mendapatkan pesan tersebut. Sedangkan di sisi lain, pihak Samsung sendiri dan US Cellular belum mengeluarkan pernyataan resminya terkait hal tersebut.

separator

Hal ini bukan lah hal pertama bagi Samsung dalam meminta konsumen untuk mengembalikan Galaxy Note 7 ini. Sebelumnya, vendro ponsel asal Negeri Ginseng tersebut sudah mengeluarkan pembaruan untuk handset di AS yang kan membatasi pengisian baterai hanya bisa sampai 60%.

Nah, brkaitan dengan itu, pihak Samsung sendiri merasa batas waktu sudah terlalu lama. Sehingga, harusnya para konsumen segra mengembalikan Galaxy Note 7 tersebut yang kabarnya sudah tak boleh lagi dibawa ketika penerbangan.

Samsung juga sudah mengumumkan akan memutus koneksi atau menonaktifkan unit Galaxy Note 7 di Selandia Baru dan Australia pada 15 Desember 2016. Perusahaan juga sudah memutus koneksi di Note 7 yang ada di Kanada. Pengguna tidak lagi bisa melakukan panggilan telepon, serta tidak ada konektivitas WiFi dan Bluetooh.

Seperti diketahui, penarikan unit Galaxy Note 7 disebabkan meledaknya sejumlah perangkat tersebut di beberapa wilayah. Alhasil, Samsung memutuskan Galaxy Note 7 harus ‘pensiun dini’.

Top