Huawei Bakal Luncurkan Penerus P9 untuk Pasar Indonesia

Tak Hadirkan P9 Plus di Indonesia, Huawei Siapkan Generasi P9 – Setelah berhasil memenuhi regulasi TKDN untuk ponsel 4G, kini Huawei pun secara resmi meluncurkan P9 untuk meramaikan pasar smartphone Tanah Air. Hal ini dilakukannya dengan cara menjalin kerjasama dengan PT Panggung Electric Citrabuana yang bertempat di Sidoarjo Surabaya, Jatim.

Berlokasi di manufaktur lokal tersebut, produsen ponsel asal Tiongkok tersebut pun mempercayakan seluruh produk smartphone 4G-nya dirakit. Mulai dari seri Honor, Y3, Y6, GR 3 dan GR 5 hingga terbaru P9. Namun, cukup disayangkan bahwa Huawei tak bakal memboyong P9 Plus ke Tanah Air.

“Tidak (menghadirkan P9 Plus ke Indonesia). Karena ini menyangkut proyek kami berikutnya, yaitu abangnya (penerus) P9 yang akan hadir in very soon,” kata Senior Product Huawei Devices Indonesia Nuramin usai peluncuran Huawei P9 di Jakarta, Kamis (8/12/2016).

Berdasarkan kutipan dari Liputan6, dikabarkan bahwa Nuramin selaku Senior Devices Indonesia mengungkapkan bahwa sebenarnya Huawei P9 ini sudah resmi dirilis sejak April 2016 lalu di London. Menurutnya, karena tahun 2017 semakin dekat maka generasi penerus dari P9 ini akan hadir juga dalam waktu dekat. Namun, pihaknya tak menyebut apakah yang dimaksud penerus P9 itu P10 atau bukan. Ynang jelas bahwa dengan kesiapan manufaktur perangkat 4G flagship milik Huawei, suksesor P9 bakal hadir juga di Indonesia.

“Tentu saja Huawei memastikan bahwa smartphone flagship kami selanjutnya entah itu P10 atau P9,5 atau apapun namanya, kami akan membuat produk tersebut di Indonesia,” ujar COO Consumer Business Group Huawei untuk wilayah South Pasific Henry Hsu.

Di sisi lain, pihaknya juga membrikan jaminan bahwa nantinya produsen asal Negeri Tirai Bambu itu akan meluncurkan ponsel flagship maka mitra manufaktur lokal pun akan merakitnya secara lebih cepat jika dibandingkan dengan perakitan pada Huawei P9.

Di sisi lain, Huawei yang mengaku sangat mematuhi aturan TKDN ini pun tengah bersiap untuk segera memenuhi TKDN 30 persen yang akan sgera diberlakukan pada 1 Januari 2017. “Kami bakal belajar lagi apa itu TKDN 30 persen, kami pastikan akan memenuhi aturan. Kalau kami tidak bisa memenuhi aturan, Huawei tidak akan menjual produk di Indonesia,” ujarnya.

Top