Samsung Bakal Jualan Sensor Sidik Jari

Tak Pakai Synaptic, Samsung Buat Sensor Sendiri – Raksasa teknologi Korea, Samsung nampaknya tak ingi kehabisan akal dalam menjalankan bisnisnya. Jika dilihat, ekspansi pabrik yang terkenal dengan perangkat pintar premiumnya ini memang bisa dibilang belum dapat dikalahkan. Walaupun demikian, Samsung terlihat lebih suka memanfaatkan kesempatan disaat dirinya besar ketimbang terlena dengan kebesaran yang saat ini didapatkannya.

Samsung Bakal Jualan Sensor Sidik Jari

Setelah sukses bermain pada sisi perangkat pintar, eksploitasi Samsung pada produk-produk elektronik lainnya bisa dibilang menakjubkan. Bahkan, Samsung terlihat sangat ini mengambil pasar yang telah stabil dikuasai pihak lain. Katakanlah pada komponen chipset, Samsung sendiri sampai repot membuat chip-nya sendiri yang padahal telah diisi oleh pabrikan lain sebelumnya.

Kali ini, dilansir dari Okezone (11/11/2016), Samsung dikatakan bakal mengekspansi pasarnya ke arah yang lebih luas lagi. Memahami bahwa masa depan pemindaian sidik jari sangat makmur, Samsung dikabarkan bakal membuat sensor sidik jarinya sendiri. Hal ini tentu sedikit mengagetkan karena selama ini, Samsung dikatakan setia menggunakan produk Synaptic yang memang sudah sedari awal bermain pada bisnis sentuhan tersebut.

Prahanya lagi, sejatinya tahap pengembangan ini sudah dimulai pada tahun 2015. Itu artinya, Samsung banyak memiliki rahasia bisnis yang tak diketahui oleh lawan-lawannya. Pasalnya, pada tahun 2015, popularitas pemindai sidik jari masih belum semaksimal sekarang yang tentu belum ada alasan bagi Samsung untuk mengembangkannya. Namun nampaknya, Samsung sudah memiliki perhitungan sendiri sebelum lawan-lawannya.

Menariknya, selain sensor pemindai sidik jari tersebut bakal digunakan untuk ponsel Samsung berikutnya, Samsung dikabarkan pula juga akan menjual sensor pemindai tersebut kepada produsen lain yang membutuhkan. Hal ini tentu menjadi suatu hal yang berbahaya bagi Synaptic lantaran harus ikut melawan mantan konsumen setianya.

Jika hal ini terjadi, nampaknya dominasi merek Samsung di dunia atas perangkat elektronik hampir tak bisa dibendung lagi. Pasalnya, logo Samsung memang sudah menjangkiti hampir semua aspek komponen elektronik modern saat ini. Tentu saja, keputusan Samsung tersebut baru akan terlihat dampaknya beberapa tahun mendatang kepada para pesaingnya.

Top