Masa Depan Harman Di Tangan Samsung

Samsung Gunakan Teknologi Harman – Caplok mencaplok dalam dunia teknologi ternyata memang jadi konsumsi sehari-hari para pemain di dalamnya. Menariknya, fenomena ini bukan hanya terjadi oleh para pemain dalam pasar yang sama melainkan juga terhadap pasar yang berbeda. Tujuannya satu, untuk dapat mengembangkan lini bisnis dengan teknologi yang lebih mumpuni daripada sebelumnya. Hal ini nampaknya memang jadi fenomena besar yang kadang sulit untuk diprediksi.

Masa Depan Harman Di Tangan Samsung

Sebagaimana telah diketahui, Samsung memang telah dikabarkan mencaplok Harman yang merupakan sebuah perusahaan berkebangsaan Amerika Serikat yang bermain dalam pasar audio. Perusahaan tersebut bukan perusahaan main-main lantaran teknologi audionya memang telah diakui dalam pasar dunia. Tak heran Samsung kemudian jatuh hati dalam mencaplok perusahaan yang satu ini. Caplokan Samsung atas Harman tentu menjadi indikasi kuat bahwa Samsung akan memanfaatkan seluruh sumber daya Harman untuk memperkuat basis produknya di pasaran perangkat pintar dunia.

Sayangnya, dilansir dari Okezone (22/11/2016) caplokan teknologi tersebut tak akan segera bisa dinikmati oleh penggemar Samsung dalam waktu dekat. Samsung dikabarkan telah memberikan isyarat bahwa hadirnya teknologi Harman dalam perangkat Smsung tak akan dapat dinikmati dalam perangkat Galaxy S8 miliknya nanti. Hal ini diamini oleh Park Jong-hwan, senior vice president dan kepala divisi bagian mobil Samsung yang menyatakan bahwa teknologi Harman baru akan dapat dinikmati oleh Samsung Galaxy S-series pada tahun 2018.

Ada dua hal yang dapat disimpulkan dari pernyataan tersebut. Pertama, Samsung Galaxy S8 yang harusnya muncul pada tahun 2017 tak akan mendapatkan teknologi Harman. Selain itu, Samsung Galaxy S9 yang seharusnya muncul pada tahun 2018 seharusnya dapat mengadposi teknologi ini nantinya. Kedua, ada kemungkinan Samsung Galaxy seri lain dapat menikmati teknologi ini terlebih dahulu sejauh mana Samsung siap untuk mengadopsinya.

Walaupun demikian, asumsi kesimpulan kedua tersebut nampaknya akan sulit untuk terlaksana. Pasalnya, Samsung sendiri menempatkan Galaxy S-Series sebagai perangkat terdepan dalam jajarannya. Itu artinya, jika ada teknologi premium yang mereka miliki, maka S-series harus menjadi yang pertama yang dapat menikmatinya.

Top