Wow!! Laporan Pendapatan LinkedIn Gegerkan Microsoft

Pemasukan LinekdIn Meningkat 23% – Belum lama ini, LinkedIn Corp telah mengumumkan laporan pendapatannya. Dalam laporannya tersebut, LinkedIn secara mengejutkan telah berhasil mematahkan perkiraan semua analisis dengan memperoleh hasil pendapatan yang terbilang sangat memuaskan.

Pemasukan Linekdin Meningkat 23

Dalam laporannya tersebut, dikutip dari Okezone disebutkan bahwa memasuki Kuartal III, LinkedIn telah berhasil memperoleh pemasukan sebesar USD 959 juta. Dengan data pemasukan tersebut, tentu LinkedIn diketahui telah mengalami penignkatan pemasukan sebesar 23% jika dibandingkan pada periode yang sama di tahun 2015 lalu. Tentu, laporan pendapatan tersebut merupakan hal yang mengejutkan.

Tak hanya dari segi keuntungan saja, bahkan beberapa waktu lalu harga saham untuk LinkedIn sendiri mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Dalam catatannya, saham LinkedIn sendiri telah berhasil berhenti pada USD 1,18 per saham. Tentu saja nominal angka untuk harga saham tersebut serta merta telah berhasil mematahkan prediksi dari para analisis yang memperkirakan harga sahamnya hanya akan mencapai USD 93 sen.

Di sisi lain, hasil yang telah diperoleh oleh LinkedIn pada kuartal III tahun 2016 ini, tentunya sekaligus menutup laporan keuangan LinkedIn sebagai salah satu perusahaan independen. Sebab, Microsoft sendiri akan segera menyelesaikan proses akuisisi untuk LinkedIn dengan harga atau mahar yang harus ditebus sebesar USD 26,2 miliar. “Kita akan melihat ke depan, kombinasi LinkedIn dengan Microsoft menciptakan kesempatan bagi kita untuk secara dramatis meningkatkan dampak dan skala yang akan memberikan nilai bagi anggota dan pelanggan ,” kata Chief Executive Officer LinkedIn, Jeff Weiner, sebagaimana dilansir dari Bloomberg pada Jumat (28/10/2016).

Dengan demikian, tercatat bahwa kabar peningkatan pendapatan serta meningkatnya harga per sahamnya tersebut, sontak mengagetkan Microsoft yang segera mengakuisisinya. Selain itu, dengan peningkatan pendapatan dan harga saham tersebut, tentu Microsoft harus benar-benar mempertimbangkan dan bersiap-siap mengingat semua prediksi terpatahkan dengan realita atau kenyataan yang diperoleh oleh LinkedIn saat ini.

Top