Software Migrasi Galaxy Note 7 Dibuat

Pasti, Galaxy Note 7 Dihentikan, Fasilitas Pindahan Diterbitkan – Reputasi Samsung yang sebelumnya tak terkalahkan di dunia perangkat pintar nampaknya memang tak bisa berjalan selamanya. Setelah sebelumnya disebut sebagai matahari perangkat pintar dari Asia, Samsung malah mendapatkan musibah yang bisa dikatakan serius. Pasalnya, beberapa pakar menyebutkan posisi Samsung saat ini dalam keadaan sulit untuk mengembalikan reputasi.

Software Migrasi Galaxy Note 7 Dibuat

Tentu saja, masalah ini bermula dari dirilisnya Samsung Galaxy Note 7 di pasaran yang kemudian meledak di tangan para konsumennya. Selain perlu menanggung kerugian materiil atas kasus ini, tentu saja Samsung sudah dipastikan bakal mempertaruhkan nama baiknya yang telah dibangun bertahun-tahun. Alhasil, untuk menyelamatkan nama baiknya tersebut Samsung terpaksa menghentikan seluruh kehidupan Samsung Galaxy Note 7 dan bahkan menawarkan penggantinya.

Seperti benar-benar ingin membenamkan sejarah Galaxy Note 7, Samsung nampaknya serius untuk menghapus segala hal mengenai perangkat tersebut. Padahal, sebagaimana diketahui Galaxy Note 7 merupakan perangkat andalan Samsung yang ingin ditargetkan menjadi perangkat yang eksklusif. Karenanya, segala sisi Galaxy Note 7 termasuk pada bagian software memang dirancang eksklusif. Sebut saja Memo, S Note, Action Memo, dan Scrapbook masuk dalam jajaran aplikasi eksklusif tersebut yang dikatakan tak bakal dinikmati oleh perangkat lainnya.

separator

Sayangnya, pasca kejadian besar tersebut, Samsung nampaknya berusaha banting setir ke arah-arah yang masih memungkinkan. Dilansir dari Okezone (13/10/2016), Samsung dikabarkan bakal membuat aplikasi yang mampu membaca data Galaxy Note 7 atas aplikasi eksklusif tersebut. Aplikasi ini nantinya dikabarkan bakal mampu dijalankan oleh saudara satu generasinya, Samsung Galaxy S7.

Hal yang dapat dilihat dari keputusan Samsung tersebut adalah kepastian Galaxy Note 7 tak bakal dihidupkan sama sekali. Selain itu, perpindahan yang eksklusif dengan menunjukkan Samsung Galaxy S7 nampaknya menjadi kode berat dari Samsung untuk tetap berpindah pada perangkatnya sendiri. Itu artinya, eksklusivitas yang ditawarkan oleh Galaxy Note 7 diharapkan mampu dipindahkan kepada perangkat premiumnya yang lain, Galaxy S7.

Dilihat dari hal tersbeut, nampaknya Samsung memang tak ingin kehilangan momentum di tengah kekacauan yang diakibatkan oleh produknya sendiri. Sayangnya, hingga saat ini belum jelas kapan Samsung bakal merilis aplikasi canggih tersebut.

Top