Lagi, Apple Kena Sengketa Paten

Tak Terima Diputus Bersalah, Apple Ajukan Banding – Persaingan dalam dunia perangkat pintar nampaknya terus menerus diwarnai sengketa dari berbagai aspek. Salah satu aspek yang sangat kentara adalah masalah kekayaan intelektual. Pasalnya, kekayaan intelektual menjadi jiwa tersendiri bagi produsen perancang perangkat pintar dalam melindungi jiplakan hasil rancangannya oleh pihak lain. Itu artinya, secara mudah sengketa kekayaan intelektual senantiasa terjadi akibat proses jiplak menjiplak tersebut.

Lagi Apple Kena Sengketa Paten

Jangan dikira apabila proses penjiplakan tersebut harus mirip 100 persen. Sedikit saja bagian yang digunakan mirip sudah dapat menjadi peluang masalah hukum dalam ranah intelektual ini. Menariknya, perusahaan sebesar apapun nampaknya tak menjadi kebal ketika berurusan dalam masalah hukum yang satu ini. Salah satunya Apple, perusahaan besar asal Amerika Serikat ini sangat sering diberitakan menerima masalah hukum terkait kekayaan intelektual.

Kali ini, Apple diberitakan tengah bersengketa dengan VirnetX. Dilansir dari Okezone (4/10/2016), VirnetX sendiri merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang teknologi keamanan yang biasa disewa oleh agen-agen federal Amerika Serikat. Menariknya, dalam kasus ini, VirnetX menuduh Apple telah melanggar paten yang dimilikinya. Paten yang dimaksud adalah paten pengamanan yang diaplikasikan Apple pada aplikasi FaceTime miliknya.

Untuk sementara, hasil sengketa tersebut memenangkan VirnetX melalui pengadilan setempat. Alhasil, Apple dijatuhi hukuman untuk membayar denda sebesar USD 302 juta yang tentu bukan angka yang sedikit bahkan untuk Apple sekalipun. Menariknya, Apple merasa tak terima dengan hasil keputusan tersebut dan memutuskan untuk mengajukann banding melalui mekanisme pengadilan yang berlaku di Amerika Serikat. Itu artinya, kasus ini masih mungkin berbalik arah menuju kepada VirnetX apabila pengadilan tinggi berpendapat lain.

Sebagai informasi, kasus tersebut adalah kasus ketiga sengketa antara Apple dengan VirnetX. Pada tahun 2010, VirnetX tercatat pernah menggugat Apple lantaran melanggar empat paten sekaligus. Selanjutnya, pada awal tahun ini VirnetX juga telah melayangkan gugatan senilai USD 625 juta. Dari kasus-kasus yang digelontorkan tersebut, nampaknya memang menambah rangkaian panjang kasus sengketa paten yang melibatkan Apple. Perlu menjadi catatan, tak selamanya Apple dinyatakan bersalah dalam kasus-kasus yang ada.

Top