Antivirus AVG, Kini Resmi Milik Perusahaan Avast

Akhirnya, Avast Caplok AVG Jadi Miliknya – Sudah 3 bulan lebih usai konfirmasi terkait perencanaan untuk mengakuisisi rivalnya. Belum, lama ini akhirnya perusahaan antiviurs Avast telah memberikaan pernyataan resminya bahwa pihaknya telah berhasil menyelesaikan dalam proses tansaksi dengan uang senilai USD1,3 miliar.

Akhirnya Avast Caplok Avg Jadi Miliknya

Proses akuisisi tersebut tentu bakal membuat dua perusahaan antivirus tersebut menjadi 1 kesatuan prosedur. Dengan demikian, Vince Steckler selauk CEO Avast akan menjadi pimpinan dari kedua perusahaan antivirus tersebut. “Dua perusahaan ini memiliki lebih dari 400 juta user. Kita adalah perusahaan keamanan konsumen terbesar di dunia. Kami benar-benar memiliki jangkauan global dan bangga menjadi pilihan yang paling populer untuk keamanan di dunia,” ungkap Vince.

Namun, di sisi lain ia juga menegaskan bahwa walaupun proses transaksinya sudah diselesaikan dan disetujui oleh kedua dewan perusahaan akan tetapi untuk proses akuisisi sendiri hingga saat ini masih perlu membutuhkan dari surat persetujuan para pemegang saham di AVG. Hal tersebut juga bukan berarti tanpa alasan mengingat AVG sendiri merupakan perusahaan publik yang sudah terdaftar dalam bursa saham.

Selain itu, berdasarkan kutipan laporan yang dilansir dari Venture Beat pada Jumat (30/9/2016) kemarin, dikatakan dengan jelas bahwa keseluruhan proses akuisisi ini sebenarnya sudah berjalan dan dilakukan sejak bulan Juli 2016 lalu. Namun, menurut kabar berita acara yang tersebar secara resmi, proses ini baru selesai direalisasikan di akhir tahun 2016 ini.

Terlepas dari hal tersebut, baik AVG aupun Avast akan menjadi sebuah antivirus yang akan saling berkompatibel satu sama lain. Pasalnya, kedua perusahaan tersebut sudah diakuisisi oleh pihak Avast sehingga mau tak mau prosedurnya pun harus berada pada garis kepemimpinan prosedur Avast. Dengan demikian, kedua perusahaan ini sangat dimungkinkan akan menjadi perusahaan antivirus terkuat dan terbesar di seluruh dunia. Namun, kita lihat saja geliat perusahaan tersebut dalam hasratnya menguasai paasr teknologi antivirus.

Top