Terkait Terbakarnya Galaxy Note 7, Samsung Dapatkan 26 Keterangan Palsu

Laporan Palsu Didapatkan Samsung Terkait Kebakaran Note 7 – Setelah kejadian terbakarnya Galaxy Note dari salah seorang pengguna, kini Samsung mendapatkan laporan atau keterangan palsu terkait kejadian kebakaran pada Galaxy Note 7. Laporan palsu itu ditemukan setelah pabrikan samrtphone asal Korea Selatan itu menarik ponsel pintarnya tersebut di Amerika Serikat pada pekan lalu.

Laporan Palsu Didapatkan Samsung Terkait Kebakaran Note 7

Dalam pemberitaannya tersebut, sebelumnya sudah dikatakan bahwa perusahaan asal Negeri Ginseng tersebut memang terpaksa menarik 1 juta unit Note 7 di AS di mana 9 kasus ledakan terjadi di negara Paman Sam tersebut. Selain itu, kebakaran juga terjadi di beberapa negara, di antaranya 2 kebakaran terjadi di Prancis, sementara itu juga ada beberapa kasus yang terjadi di  Inggris, Kanada, Singapura, Filipina, Turki, Vietnam, Kroasia, Romania, Irak, Lebanon, UAE, dan Republik Ceko.

Terkait hal tersebut, Samsung pun menanggapi beberapa kasus tersebut. Namun, dari hasil penelusurannya, mereka telah memberikan konfirmasi bahwa tidak ada kesalahan yang ditemukan dengan perangkat dalam 12 kasus. Kasus lainnya, ada juga pelanggan yanhg mengeluhkan bahwa kontaknya tidak bisa dihubungi. Satu hal lagi yang cukup aneh, ada 7 pengguna yang dikabarkan mengalami hal yang sasma namun membatalkan klaimnya dan bahkan mereka telah membuang jauh-jauh perangkatnya tersebut. Selain itu, Beberapa pengguna memalsukan kecelakaan mereka untuk mendapatkan perangkat baru dengan mengirim gambar Note 7 yang sudah terbakar ke dunia maya. Pada kasus lainnya, ada pengguna yang mengaku telah melempar Note 7 mereka sebelum perangkat itu meledak di dalam mobil.

Dengan demikian, tentunya pihak Samsung mengalami kesulitan dalam memutuskan untuk melakukan penarikan. Akan tetapi, kini perusahan mulai mengirimkan beberapa unit terbarunya yang dinilai lebih aman. Pasalnya, paket baru yang dkrimkan Smasung ini dilengkapi indikator baterai berwarna hijau sebagai pembeda dari perangkat yang eksplosif.

Top