Setelah Jakarta, Gerakan 1.000 Startup Lanjut ke Semarang

Kini Giliran Semarang Jadi Tuan Rumah Gerakan 1.000 Startup – Setelah sebelumnya Jakarta yang menjadi tuan rumah dari gerakan 1.000 startup yang digelar oleh Kibar Kreasi dan didukung oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika, kini mereka mulai merambah kota lainnya yaitu Semarang.

kini giliran semarang jadi tuan rumah gerakan 1000 startup

Memang sebelumnya CEO Kibar Kreasi, Yansen Kamto telah mengungkap bahwa banyak parameter yang menjadikan Semarang terpilih menjadi salah satu tuan rumah dari gerakan 1.000 startup tersebut setelah Jakarta. Tentu saja, salah satu faktornya adalah karena banyaknya jumlah perusahaan startup di kota tersebut. Meskipun jumlah startup di Semarang tak lebih banyak dari yang ada di kota lain seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, dan juga Yogyakarta, namun perkembangannya dinilai tak kalah pesat. Untuk itu, Semarang layak menjadi salah satu tuan rumah bagi kegiatan tersebut.

Dalam kesempatannya pada tanggal 19 Agustus lalu, seperti yang dirangkum dari KompasTekno, Sabtu (24/09/2016) Yansen mengatakan ““Di antaranya perkembangan dunia digital yang didukung dari berbagai pihak, seperti pemerintah, universitas, hingga swasta di Semarang, sehingga pesat perkembangannya,” ujarnya.

separator

Untuk mendukung hal itu, Pemerintah Kota Semarang sendiri terus meningkatkan program digitalisasi dengan menghadirkan akses WiFi gratis di berbagai area publik. Selain itu, pemerintah juga telah berencana untuk membangun urban learning center di 16 kecamatan di Semarang untuk tahun 2017 mendatang.

Dalam kesempatannya, Kepala Seksi E-Bussiness Kementerian Komunikasi dan Informatika, Sonny Sudaryana juga mengatakan bahwa pertembuhan pengguna internet di Semarang telah emnjadikan Kota Lumpia ini menjadi salah satu kiblat Smart City di Indonesia. Itu artinya, Semarang berhasil sejajar dengan Surabaya, Bandung dan juga Makassar.

Kembali ke agenda, gerakan 1.000 startup yang telah dibuka pendaftaran serentak sejak tanggal 24 Juli 2016 lalu ini, untuk kota Semarang juga akan seperti 9 kota lainnya yaitu Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Denpasar, Makssar, Pontianak dan juga Medan.

Tahapan-tahapan yang dilalui juga sama, mulai dari Ignition dari seluruh pendaftar. Kemudian akan dijaringa sebanyak 2.000 peserta untuk maju ke tahap workshop. Dan berikutnya adalah tahap hackathon yang diharapkan bakal menghasilkan prototipe produk dari aplikasi. Baru selanjutnya akan disaring 500 startup untuk mengikuti tahap bootcamp. Terakhir, akan diambil hanya 200 startup yang akan diinkubasi selama 3 bulan di setiap kota per tahunnya. Hal ini untuk mencapai misi terciptanya 1.000 startup dalam waktu 5 tahun.

Top