Samsung Support Produk Apple?

Persaingan Apple-Samsung Mendingin – Melihat kondisi pasar perangkat pintar saat ini bisa dikatakan bahwa terdapat dua pemain besar yang tak bisa dibantah lagi posisinya dalam pasar. Pertama Apple yang bisa mewakili tonggak perangkat pintar dari belahan bumi barat. Sedangkan kedua Samsung yang merupakan tonggak penjualan perangkat pintar dari belahan bumi timur. Kedua pemain ini nampaknya selalu berperang sengit dengan menerbitkan perangkat baru yang tak ada habis-habisnya.

Samsung Support Produk Apple

Namun nampaknya peperangan tersebut hanya satu sisi saja dari banyak sisi yang dapat dihadirkan oleh duair perangkat pintar di dunia. Pasalnya, dilansir dari Okezone (24/9/2016), Samsung dikabarkan malah menjadi pendukung utama Apple untuk produk terbarunya. Produk terbaru yang dimaksud merupakan produk terbaru yang bakal lahir tahun 2017 mendatang. Padahal, sebagaimana diketahui bahwa tahun depan Apple telah menginjak usia 10 tahun yang artinya produk pada tahun mendatang merupakan produk spesial yang tidak ada duanya.

Masih dilansir dari sumber yang sama, dukungan Samsung nyatanya bukan untuk semua aspek dari produk tersebut. Pasalnya, Samsung disinyalir hanya akan bermain pada komponen LCD. Diketahui bahwa saat ini LCD terbaik yang mampu dihasilkan oleh Samsung berteknologi OLED. Alhasil, besar kemungkinan bahwa LCD tersebut akan digunakan sebagai panel utama produk iPhone pada tahun mendatang.

Praktis, jika kabar tersebut benar adanya maka Apple di tahun depan akan menggunakan Flexible OLED Atomic Layer Deposition Technology. Panel tersebut diketahui lebih tipis dan lebih fleksibel daripada panel-panel yang sebelumnya. Itu artinya, perangkat Apple mendatang dapat dicurigai akan mengusung sensasi yang berbeda ketimbang perangkat-perangkat Apple yang sudah-sudah. Salah satunya adalah ketahanan terhadap air yang lebih baik untuk bagian panel layar tersebut.

Menariknya, dari kabar kerja sama ini Samsung nampaknya telah memiliki ide yang lebih baik lagi untuk melawan produk Apple yang menggunakan panel canggihnya tersebut. Itu artinya, untuk tahun mendatang Samsung tak mungkin lagi hanya mengandalkan layar lengkung seperti biasanya. Walaupun demikian, jatuhnya Galaxy Note 7 sebelumnya nampaknya akan menjadi kesulitan tersendiri bagi Samsung.

Top