Samsung Berniat Matikan Paksa Galaxy Note 7?

Galaxy Note 7 Dikabarkan Akan Dibunuh Jarak Jauh – Geger meledaknya produk premium milik Samsung bisa dikatakan menjadi pemberitaan hangat di dunia perangkat pintar. Pasalnya, semua orang memiliki ekspektasi jika produk premium tak mungkin memiliki masalah mayor. Kalaupun ada, masalah tersebut berasal dari kejadian random akibat kontrol kualitas yang kelepaasan. Alias mustahil ada dalam skala luas.

Samsung Berniat Matikan Paksa Galaxy Note 7

Namun apa mau dikata. Note 7 sudah berhasil meledak diberbagai negara. Bahkan, saking bahayanya ponsel ini, pihak keamanan bandara juga sempat dikabarkan mencegah perangkat ini mengudara. Hal tersebut tentu mejadi poin penting terhadap besarnya kasus yang dtimbulkan oleh perangkat buatan Samsung tersebut.

Samsung sendiri sudah menyadari bahwa sedikit banyak produknya memang bermasalah dan bukan kejadian yang terjadi akibat kesalahan pengguna. Hal ini dipastikan dengan telah diumumkan penyebab ledakan tersebut berasal dari baterai karena kesalahan pabrikan. Kemudian, untuk menanggulanginya, Samsung secara resmi sudah mengumumkan kampanye recall untuk menarik kembali seluruh produknya dari pasaran. Bahkan, produk yang berada di tangan pengguna juga ikut ditarik dengan iming-iming diganti dengan produk yang lebih sehat wal afiat.

Masalahnya, dalam kasus recall, lebih sering terjadi pengguna tidak menerima kabar tersebut. Pasalnya, pengguna biasanya hanya menghubungi Samsung apabila perangkatnya bermasalah. Dan bahkan, untuk kasus pengguna tangan kedua dapat dipastikan data yang dimiliki Samsung tak dapat menjangkaunya. Hal ini kemudian menimbulkan isu bahwa Samsung akan mematikan Galaxy Note 7 secara remote.

Dilansir dari Kompas (14/9/2016), kabar dimatikannya Samsung Galaxy Note 7 secara jarak jauh oleh Samsung sudah beredar semenjak beberapa hari yang lalu. Kabar ini secara teknis dapat dilakukan oleh Samsung yang tentu memiliki teknologi untuk itu. Menariknya, Samsung sendiri tidak mengamini akan hal tersebut.

Walaupun teknik mematikan Note 7 jarak jauh emmang dirasa lebih efektif untuk ‘memaksa’ para pengguna Note 7, namun Samsung menyampaikan akan tetap pada kampanye recall yang dilakukannya. Dilihat dari keputusan Samsung, nampaknya Samsung lebih bersiap untuk menerima komplain kecelakaan selanjutnya atas ledakan ketimbang menerima recall masal karena Galaxy Note 7 dimatikan secara jarak jauh. Baca juga Berpotensi Terbakar, Samsung Galaxy Note 7 Harus Dimatikan Saat Tertentu dan Baru Saja Melambung, Galaxy Note 7 Ditarik dengan Biaya Mencapai Rp13 Triliun.

Top