Lagi! Apple Dinyatakan Bersalah!

Langgar Paten, Apple Kena Hukum Lagi – Tahun ini nampaknya memang menjadi tahun keramat bagi seluruh perusahaan perangkat pintar. Pasalnya, kesalahan sedikit saja dalam mengambil keputusan nampaknya memiliki dampak yang tak ringan. Hal ini terlihat dalam kasus Samsung yang sampai rela berkorban menarik kembali perangkat-perangkatnya lantaran berpotensi besar untuk meledak di tangan pengguna. Padahal sebagaimana diketahui, perangkat Galaxy Note 7 merupakan perangkat yang sudah sejak sebelum lahirnya menjadi andalan Samsung. Hal tersebut tentu saja merubah banyak hal dalam pemasaran Samsung di seluruh dunia.

Lagi Apple Dinyatakan Bersalah

Beda Samsung beda Apple. Perusahaan asal Amerika Serikat ini untuk kesekian kalinya harus bermasalah dengan urusan hukum. Bisa dikatakan, Apple sering kali terjerat dengan urusan hukum non publik alias hukum privat. Kebanyakan dari masalah itu sedikit banyak mencakup urusan kekayaan intelektual yang dilanggar oleh Apple sebagaimana dituduhkan lawan-lawannya. Kali ini Apple dituduh telah menjiplak paten yang sebelumnya digunakan oleh Sony.

Dilansir dari Okezone (24/9/2016), Apple dituduh menjiplak teknologi ring-silencing. Tuduhan ini diajukan oleh MobileMedia yang mengaku memiliki hak paten atas teknologi tersebut. Parahnya lagi, gugatan ini sudah diajukan semenjak tahun 2010 yang sayangnya harus berakhir tragis dengan kekalahan Apple. Kekalahannya tersebut berimbas pada perusahaan berlogo buah ini untuk membayar ganti rugi sekitar USD 3 Juta yang tentu bukan uang yang sedikit.

Sebagai informasi, teknologi tersebut sebelumnya digunakan oleh Sony pada tahun 1994. Dalam mengajukan gugatan ini, MobileMedia mengaku sudah mendapatkan dukungan dari Sony sendiri serta Nokia yang sebelumnya memang menggunakan teknologi tersebut. Teknologi ini sejatinya memiliki fungsi yang sederhana yakni mengontrol panggilan masuk pada sebuah perangkat pintar. Namun bisa dibayangkan bahwa teknologi ini termasuk teknologi hebat di masanya yang dalam kasus ini terbukti dicatut oleh Apple tanpa hak.

Dalam menghadapi gugatan ini Apple sebelumnya mengajukan bantahan keras telah menggunakan atau setidaknya mengadopsi teknologi tersebut dengan tanpa hak. Menurutnya apa yang digugat oleh MobileMedia tidak jelas pokok permasalahannya. Namun dengan jatuhnya putusan pengadilan tersebut, nampaknya semua menjadi lebih jelas permasalahannya.

Top