Ini Penjelasan Samsung Terkait Meledaknya Galaxy Note 7

Jutaan Unit Galaxy Note 7 Direcall Akibat Baterai Meledak, Samsung Beri Penjelasan – Beberapa waktu lalu terdengar kasus yang cukup mengejutkan. Pasalnya, baru beberapa waktu meluncur dan beredar di pasaran, rupanya Samsung terpaksa harus mengganti semua ponsel Galaxy Note 7. Ada sekitar 2,5 juta unit Galaxy Note 7 yang harus ditarik kembali dan diganti baru. Recall tersebut diakibatkan oleh meledaknya baterai dari smartphone tersebut pada saat dilakukan isi ulang.

jutaan unit galaxy note 7 direcall akibat baterai meledak samsung beri penjelasan

Kasus tersebut dilaporkan terjadi di beberapa negara. Setelah insiden tersebut, Samsung kemudian melakukan penyelidikan sebetulnya apa yang menyebabkan meledaknya baterai pada Galaxy Note 7 tersebut. Hal ini tentu saja untuk menghindari kasus yang sama terjadi kembali dikemudian hari.

Sesuai janjinya, Samsung akhirnya menjelaskan hasil dari investigasi yang dilakukannya mengenai penyebab utama ledakan pada Galaxy Note 7. Seperti dugaan sebelumnya, penyebab dari meledaknya Galaxy Note 7 ini adalah terjadi pada baterai yang dibuat oleh anak perusahaa Samsung, SDI.

Selain itu, situs Samsung Inggris juga menjelaskan bahwa untuk baterai yang overheating terjadi ketika anoda dan katoda terjadi kontak satu sama lain. Hal ini telah diklaim menjadi sepenuhnya kesalahan pabrik pada saat proses peracikan baterai pada Galaxy Note 7 tersebut. Kasus ini, dikatakan sebagai kejadian yang sangat jarang terjadi pada pabrikan baterai.

Sebagai infromasi tambahan, Samsung kemudian mengatakan pihak perusahaan telah menerima sebanyak 35 laporan pengaduan pelanggan. Ada sebanyak 17 kasus terjadi di Korea, kemudian 17 kasus terjadi di Amerika Serikat dan ada satu terjadi di Taiwan. Perusahaan mengatakan seperti yang dikutip dari Okezone, Sabtu (10/09/2016), “tidak ada yang dilaporkan terluka secara global”.

Meskipun Samsung telah mengetahui bahwa hal tersebut merupakan kesalahan  produksi, namun Samsung tetap tidak ingin meletakkan semua kesalahan pada pihak SDI. “Sayangnya, kami tidak bisa mengonfirmasi ini (menyalahkan) karena kami bekerja dengan beberapa supplier,” demikian keterangan yang dikatakin Samsung.

Kabar yang beredar sebelumnya, Samsung dikatakan bakal putus hubungan dengan SDI atau berhenti bekerja sama dalam meracik baterai untuk produk-produknya. Namun, sejauh ini hal tersebut belum dikonfirmasi oleh pihak terkait. Baca juga Mengalami Ledakan, Samsung Coret SDI dan Baru Saja Melambung, Galaxy Note 7 Ditarik dengan Biaya Mencapai Rp13 Triliun

Top