Waspada! WhatsApp Update Aturannya

WhatsApp Tarik Janjinya – Penggunaan aplikasi OTT pada era internet ini tentunya sudah bukan hal yang aneh lagi. Pasalnya, bisa dibilang penggunaan aplikasi OTT sudah mampu menggantikan 90% kebutuhan komunikasi masyarakat modern. Hal ini disebabkan kemudahan yang ditawarkan memang tak bisa dipungkiri mampu mengangkangi model komunikasi konvensional ala telepon seluler. Meskipun memiliki kelemahan sekitar 10% lantaran tak bisa diandalkan untuk panggilan darurat, namun setidaknya iming-iming biaya yang lebih murah hingga gratis menjadikan aplikasi OTT benar-benar tak dapat ditinggalkan.

waspada whatsapp update aturannya

Salah satu penyedia layanan OTT yang terbilang cukup sukses di pasaran adalah WhatsApp. Pasalnya, aplikasi ini sebelumnya muncul dengan isu pengganti BBM yang fenomenal. Walaupun pada tataran realita WhatsApp bukan pengganti BBM, namun konsep instant messneger multi-platform yang di bawanya memang tak dapat dipungkiri mampu mengalahkan kilauan BBM kala itu. Menariknya, sekalipun termasuk aplikasi berbayar, WhatsApp tetap laris manis tak terkira. Biaya itu sendiri ditegaskan oleh para pembuatnya untuk mencegah WhatsApp terpaksa memuat iklan sebagaimana para pesaingnya.

Pasca dicaploknya WhatsApp oleh Facebook pada tahun 2014 silam, semua orang sudah mulai curiga bahwa WhatsApp akan berubah jadi aplikasi yang lebih komersiil. Namun kecurigaan itu sempat sirna lantaran WhatsApp mencabut ketentuan berbayarnya dengan tetap mempertahankan prinsip anti iklannya. Sayangnya, terhitung mulai hari ini nampaknya semua akan berubah.

Dilansir dari Kompas (27/8/2016), WhatsApp hari ini memberikan pengumuman yang mengejutkan. Pasalnya, WhatsApp secara gamblang menyatakan dirinya telah mengubah ketentuan pengguna yang dibuatnya sendiri. Dalam ketentuan tersebut, pada pokoknya akan berbagi data pengguna WhatsApp kepada Facebook untuk urusan periklanan. Menariknya, periklanan yang dimaksud WhatsApp akan berbeda dengan konsep iklan umum yang biasanya muncul di dunia maya. Pasalnya, WhatsApp tetap tak akan memasang banner iklan pada apilkasinya. Iklan tersebut dinyatakan akan masuk melalui fitur chatting.

Dilihat dari hal tersebut, nampaknya WhatsApp telah merubah pola bisnisnya. Selain itu, WhatsApp telah mengubah pola janjinya sendiri yang menyatakan tak akan berurusan dengan periklanan. Namun demikian, seberapa besar dampak dari perubahan aturan tersebut baru akan dirasakan setelah beberapa bulan ke depan. Baca juga ntuk Pertama Kalinya Siri Membuka Akses Untuk Pihak Ketiga dan Aplikasi pesan instan akan mulai dijejali dengan berbagai iklan.

Top