Waspada! Opera Kebobolan

Server Diserang, Password Opera Jadi Incaran – Munculnya Opera sebagai salah satu pengembang piranti lunak di dunia memang bisa dikatakan memang mengagumkan. Pasalnya, sebelumnya perusahaan ini hanya memulai karirnya pada bidang penegmbangan browser. Namun dalam perkembangan ke depannya, Opera sendiri telah melebarkan sayapnya hingga kepada urusan keamanan. Tentunya, hal ini memang masih senafas dengan bisnis utamanya dalam bidang browser. Pasalnya, dewasa ini keamanan sebuah browser memang menjadi salah satu aspek penting yang tak dapat ditinggalkan sama sekali.

waspada opera kebobolan

Konsepsi pengamanan konvensional yang efektif dalam dunia digital melalui penanaman password untuk suatu akses tertentu memang menjadikan password sangat akrab di telinga para pengguna komputer. Namun, password sendiri diharapkan tak boleh sama antara satu situs dengan situs lainnya. Artinya, pengguna diharapkan mampu mengingat puluhan bahkan ratusan password miliknya untuk menjelajah ke berbagai situs.

Melihat kelemahan tersebut, Opera akhirnya unjuk kemampuan. Pihaknya melalui peramban yang dibuatnya sendiri membuat layanan clouding untuk menyimpan password-password, bookmark, serta segala setelan yang dilakukan pengguna melalui perambannya. Layanan ini dimaksudkan agar segala hal yang dilakukan pengguna pada perambannya dapat diakses melalui satu akun saja yakni akun Opera tersebut. Artinya, hanya akan ada satu password yang perlu diingat oleh para penggunanya.

separator

Sayangnya, dilansir dari Kompas (29/8/2016), Opera dikabarkan kebobolan menyelamatkan fiturnya. Pasalnya, pada tanggal 27 Agustus yang lalu secara jujur Opera mengirimkan e-mail kepada para penggunanya untuk mengganti Password Opera Clouding tersebut. E-mail tersebut tentu memang mengejutkan para penggunanya. Lebih-lebih Opera menyatakan diri telah me-reset password penggunanya lantaran mencurigai telah terjadinya penyerangan pada server Opera.

Walaupun Opera sendiri telah berusah menyelamatkan sistem keamanan melalui serangkaian enkripsi yang rumit, namun nampaknya Opera lebih memilih untuk bermain aman dengan ‘memerintahkan’ penggunanya untuk mengganti password Opera Cloud. Bahkan, Opera juga menyarankan pada pengguna untuk mengubar password yang tersimpan pada peramban. Untungnya, kejadian ini dipastikan hanya akan menimpa para pengguna layanan Clouding tersebut. Artinya, untuk pengguna yang hanya sekedar menggunakan peramban tanpa mengikuti layanan clouding dapat tetap tenang dari ancaman penyerangan. Baca juga Blokir Iklan, Opera Mini Bikin Cepat Proses Transaksi dan Opera Berikan Rasa Berbeda Bagi Pengguna Internet.

Top