Uber Ogah Pakai GMaps

Uber Siapakan Maps Sendiri – Kepopuleran layanan transportasi yang dapat dipesan secara online nampaknya memang menjadi masa depan baru dalam dunia telekomunikasi. Tak heran, layanan ini sempat membuat beberapa sengketa di seluruh penjuru dunia lantaran mampu memberikan sensasi yang berbeda ketimbang metode transportasi konvensional. Walaupun demikian, tak dapat dipungkiri lagi bahwa perusahaan transportasi semacam ini diprediksi mampu bertahan hingga beberap dekade mendatang.

uber ogah pakai gmaps

Salah satu perusahaan penyedia layanan transportasi dengan sistem pemesanan online adalah Uber. Penyedia layanan ini bisa dibilang sudah memasuki kelas dunia lantaran mampu merambah diberbagai negara besar di dunia. Tentus aja, dampak yang dapat dirasakan dari Uber adalah adanya peningkatan kelas perusahaan yang awalnya tak pernah disangka akan sebesar sekarang ini.

Menariknya, setelah ukuran perusahaan menjadi sesukses sekarang, Uber malah ketahuan akan meninggalkan pendahulunya. Dilansir dari Kompas (2/8/2016), Uber diketahui akan segera berusaha membuat software Maps sendiri untuk memenuhi layanannya. Sebagaimana diketahui, selama ini Uber senantiasa menggunakan Google Maps yang artinya sangat bergantung pada raksasa asli Amerika Serikat tersebut.

Masih dilansir dari sumber yang sama, Uber dinyatakan telah menyiapkan dana senilai 500 juta dollar AS atau setara Rp 6,5 triliun. Dana ini terbilang besar untuk perusahaan yang bisa dibilang baru tumbuh. Hal tersebut semakin menunjukkan kesuksesan Uber yang tak dapat dibantah lagi oleh siapapun juga. Menariknya, keputusan Uber tersebut nampak seperti mengangkangi Google.

Sebelumnya, Uber merupakan sebuah proyek yang ikut ditalangi oleh Google. Namun saat ini, ketika Uber terbialng telah sukses, dirinya malah meninggalkan produk dari Google. Jika dilihat alasannya, Brian McClendon selaku pimpinan proyek Uber menyatakan ingin mendapatkan pemetaan yang lebih akurat lantaran merupakan hal yang sangat vital bagi bisnis Uber.

Di sisi lain, Uber juga diisukan akan membuat driveless car yang serupa dengan konsep yang diusung oleh Google. Kabar yang lain menunjukkan dana triliunan tadi bukan hanya investasi pada tahap pemetaan semata, melainkan juga merupakan investasi mobil tanpa awak. Meski demikian hingga saat ini Uber belum memberikan pernyataan mengenai hal ini. Baca juga Layanan Transportasi Uber Merilis Uber Motor dan Layanan Transportasi Online di Indonesia Masih Belum Menemui Titik Terang .

Top