Samsung Galaxy Tab S Hanya Berhenti Di Lollipop

Lollipop Menjadi Sahabat Terakhir Galaxy Tab S – Jika berbicara mengenai produk Samsung, semua orang tentu memiliki ekspektasi yang tinggi terhadap seluruh produknya. Pasalnya, dengan harga yang bisa dikatakan di atas harga pasaran pada produk di kelasnya, Samsung dikatakan menjanjikan segala kemewahan ketimbang para pesaingnya. Setidaknya itu yang senantiasa dipikirkan oleh para calon pembeli produk Samsung.

samsung galaxy tab s hanya berhenti di lollipop

Namun nampaknya, kali ini hal tersebut mulai diuji. Dilansir dari Okezone (23/8/2016), Samsung dikabarkan telah secara resmi menyatakan tak akan memberikan update Android OS Marshmallow pada Galaxy Tab S. Kabar ini didapatkan secara resmi melalui fanpage resmi di Facebook milik Samsung Mobile Belanda. Artinya, validitas kabar ini tak perlu lagi diragukan kebenarannya.

Secara lengkap, pengumuman tersebut berisi tak akan memberikan update Marshmallow pada Galaxy Tab S di Eropa. Tentu saja, kabar ini cukup mencengangkan di tengah kehadiran Android OS baru dengan nama seri Nougat. Hal tersebut lantaran sudah dapat dipastikan, tanpa adanya update ke Marshmallow, pengguna Galaxy Tab S hanya bisa bermimpi untuk mendapatkan manis lengket dari Nougat. Menariknya, ekspektasi awal pada Galaxy Tab S ini tentu ingin diiringi sebagaimana Galaxy S yang memiliki nama seri serupa pada tipe perangkat pintar yang berbeda.

separator

Walaupun Samsung sendiri tak memberikan penjelasan pasti mengapa Marshmallow tak masuk ke dalam tubuh Galaxy Tab S, namun nampaknya masih ada kesempatan tipis bagi para penggunanya. Pasalnya, masih dilansir dari sumber yang sama, beberapa aplikasi benchmarking memuat perangkat Galaxy Tab S yang menggunakan Android OS versi 6 Marshmallow tersebut. Sehingga apabila diperhatikan, ada kemungkinan ketiadaan update tersebut hanya berlaku di dataran Eropa saja.

Pentingnya update OS versi terbaru pada awalnya hanya sekedar pemenuhan fitur belaka. Namun pada perkembangan Android OS sekarang ini, bisa dikatakan OS lawas senantiasa menjadi anak tiri dari OS terbaru. hal ini tergolong wajar karena OS lawas bisa dikategorikan sebagai OS jadul. Sehingga lebih baik memfokuskan pengembangan pada teknologi yang lebih modern ketimbang harus bertahan pada yang lebih kuno. Baca juga Samsung Dikabarkan Pede Jual Ponsel Bekas dan Generasi Penerus Smartphone Tizen Akan Dirilis Besok.

Top