Nilai Yen Menguat, Bisnis Sony Mobile Untung Besar!

Nilai Yen Menguat di Kuartal Kedua, Pendapatan Sony Mobile Untung Besar – Kabar terbaru hadir dari perusahaan asal Negeri Sakura, Sony. Sony Mobile dikabarkan baru saja mencatat pendapatan positif di kuartal kedua tahun 2016 ini. Setelah beberapa tahun bertahan dalam kerugian, divisi usaha Sony yang membawahi produk-produk Xperia tersebut akhirnya berhasil meraup untung yang lumayan besar.

nilai yen menguat di kuartal kedua pendapatan sony mobile untung besar

Dalam pernyataan resmi Sony, seperti yang dirangkum dalam PhoneArena melalui KompasTekno, Senin (01/08/2016) tertulis bahwa perusahaan tersebut memperoleh keuntungan sebesar 0,4 miliar Yen atau setara dengan Rp 50 miliar.

Kendati demikian, keuntungan yang diperoleh oleh Sony Mobile tetap tak berbanding lurus dengan peningkatan penjualan produknya. Berdasarkan laporan yang terdengar, penjualan Sony Mobile mengalami penurunan sebanyak 30 persen jika dibandingkan dengan kuartal yang sama tahun sebelumnya.

separator

Dalam hal ini, Sony Mobile sendiri mengakui bahwa salah satu yang menjadi faktor meningkatnya pemasukan di kuartal ini adalah berkat meningkatnya mata uang Yen Jepang. Berkat menguatnya mata uang tersebut, Sony Mobile berhasil mendapatkan laba setelah merugi di beberapa periode. Angka keuntungan yang diperoleh  adalah sekitar 4,4 miliar Yen atau setara dengan Rp567 miliar.

Rupanya fluktuasi pertukaran Yen begitu berpengaruh bagi perusahaan industri gadget asal Jepang ini.

Jika melihat keterangan tersebut, itu artinya jika bukan karena penguatan fluktuasi nila mata uang Yen di Jepang, maka Sony dikatakan bakal tetap merugi sebanyak 4 miliar Yen atau Rp515 miliar. Namun, Sony enggan memberi komentar terhadap pernyataan tersebut.

Yang jelas, di kuartal kedua tahun 2015 lalu Sony Mobile merugi 22,3 juta Yen atau sebesar Rp2,8 miliar. Dan apapun alasan Sony Mobile saat ini berhasil mendapat keuntungan, tentu saja jika melihat skema keuangan bisa dikatakan performa bisnisnya tetap lebih positif dibandingkan dengan tahun 2015 lalu dan tahun-tahun sebelumnya.

Sebagai informasi, dalam upaya memperbaiki bisnisnya Sony diektahui telah melancarkan beberapa strategi yang diharapkan bisa mengurangi biaya produksi dan juga menghasilkan keuntungan. Beberapa langkah diantaranya adalah dengan fokus meggarap produk wearable dan mneiadakan produk seri Xperia Z yang termasuk produk smartphone dalam kategori premium. Baca juga Prodak Baru Sony di ajang IFA 2016 dan Mendarat 25 Juli di India, Sony Mulai Bongkar Xperia XA Ultra

Top