Ngeri, Qualcomm Punya Celah Keamanan

Qualcomm Punya Celah Keamanan Berbahaya – Walaupun tak banyak diperbincangkan oleh para pengguna perangkat pintar, namun celah keamanan pada perangkat berteknologi canggih merupakan hal yang serius untuk diperbincangkan oleh para pembuatnya. Pasalnya, celah keamanan sekecil apapun mampu membuat orang tak bertanggung jawab dapat mengoleksi berbagai data yang ada dalam telepon pintar. Bahkan, orang tersebut dapat pula mengendalikan telepon pintar di luar keinginan sang pemiliknya.

ngeri qualcomm punya celah keamanan

Menariknya, masalah celah keamanan ini seperti sebuah penyakit yang sulit untuk ditemukan. Bahkan perangkat-perangkat yang terjangkit tidak mengenal segmen kelas maupun harga. Hal ini tentu menjadi momok yang menakutkan bagi semua pabrikan di seluruh dunia.

Jika melihat proses penciptaan software pada perangkat pintar saat ini, nampaknya bayak pihak yang terlibat hanya untuk menciptakan sebuah model saja. Itu artinya, kemungkinan munculnya celah keamanan juga akan semakin besar plus dipertanggungjawabkan pihak yang berbeda. Jika beberapa waktu yang lampau celah keamanan biasanya muncul pada software vendor-vendor perangkat pintar, kali ini kabar menghadirkan Qualcomm sebagai pesakitannya.

Qualcomm adalah produsen chipset yang saat ini memegang pangsa pasar penting pada perangkat pintar. Hal ini berarti, masalah yang dialami Qualcomm juga akan dialami oleh seluruh pangsa pasar yang dipengaruhinya. Dilansir dari Okezone (9/8/2016), Qualcomm dikabarkan membuat chipset yang memiliki celah keamanan fatal. Pasalnya, celah keamanan tersebut dapat dimasuki tanpa membuka akses root sama sekali. Itu artinya, celah ini sangat mudah untuk dieksploitasi oleh para hacker.

Celah ini ditemukan oleh para peneliti keamanan yang tergabung dalam Check Point. Mereka menyebut celah ini sebagai Quadrooter untuk lebih memudahkan penyebutan tersebut. Menariknya, kendati celah berbahaya ini telah ditemukan, namun Qualcomm sendiri masih belum memberikan update resminya pada semua perangkat yang menggunakan chipset mereka. Meskipun demikian, mereka telah mengupload source code update tersebut untuk setidaknya membantu para developer vendor terkait menutup sementara celah tersebut.

Sayangnya, secara resmi diperkirakan Qualcomm baru akan menerbitan update tersebut pada bulan September. Artinya, perangkat yang menggunakan chipset ini macam Snapdragon, dipastikan berada dalam keadaan berbahaya hingga celah tersebut ditutup. Baca juga Gunakan Teknologi Paten Tanp Bayar Kompensasi, Qualcomm Tuduh Meizu Menjiplak dan Qualcomm Dituduh Bermain Tak Sehat.

Top