Intel Akui Perangkatnya Overheating

Jam Pintar Intel Terlalu Panas – Walaupun persaingan dalam bidang jam pintar tidak semeriah telepon pintar, namun nampaknya beberapa vendor masih menganggap bisnis tersebut termasuk menguntungkan. Hal tersebut dibuktikan dengan ikutnya berbagai vendor-vendor raksasa teknologi di dunia dalam bisnis ini. Bahkan, persaingannya masih dibilang cenderung sengit karena bisa saling mengungguli satu sama lain.

intel akui perangkatnya overheating

Sayangnya, kali ini berita mengenai jam pintar masuk dalam tahap yang tak begitu menyenangkan. Pasalnya, Intel selaku pemegang pasar kuat dalam dunia teknologi dilaporkan tengah menghadapi perangkatnya yang tak becus bekerja sebagaimana diharapkan. Dilansir dari Okezone (5/8/2016), Intel akan segera menarik jam pintarnya dari pasaran lantaran masalah overheating.

Gelang yang biasa digunakna untuk fitnes tersebut dilaporkan mengalami overheating dengan rasio 0,2 persen dari jumlah total yang terjual melalui branding Basis Peak. Hal ini tentu menjadi peristiwa yang tak menyenangkan bagi nama baik Intel. Untuk itu, Intel segera mengumumkan akan segera menarik kembali perangkat tersebut dari pasaran. Selain itu, Intel juga berjanji akan memberikan pengembalian uang terhadap konsumen yang sudah kadung membeli perangkat tersebut.

Menurut Intel, dirinya telah menyadari bahwa sejumlah kecil pelanggan telah melaporkan ketidaknyamanan, panas atau luka bakar di pergelangan tangan mereka di bawah jam ini. Terang saja, hal ini merupakan suatu dampak yang serius untuk kelas perangkat dengan status wearable alias dapat dipakai secara langsung di tubuh manusia.

Meski berat bagi bisnis Intel, namun Basis Peak akan tetap ditarik dari pasaran karena kondisnya yang tak memungkinkan tersebut. Parahnya lagi, sebenarnya Basis Peak bukan satu-satunya perangkat yang bermasalah dengan overheating. Pasalnya, sebelumnya Fitbit juga pernah dituntut karena masalah yang sama hingga membuat kulit pelanggannya iritasi.

Nampaknya, langkah Intel tersebut malah cenderung dapat dibenarkan keitmbang harus menunggu protes pengguna berkepanjangan bahkan menuju pada proses hukum perlindungan konsumen di negara setempat. Namun tentunya, hal ini malah menjadi bukti bahwa perangkat di bawah komando Intel tak selamanya menjadi yang paling sempurna. Baca juga Ganti Strategi, McAfee Dilego Intel dan AMD Kembali Saingi Intel.

Top