Google: Hilangnya Peta Palestina dari Google Maps Diakibatkan Bug

Google Ungkapkan Hilangnya Nama Palestina dari Google Maps Akibat Bug – Beberapa waktu lalu, publik dihebohkan atas hilangnya nama Palestina di aplikasi buatan Google yakni Google Maps. Bahkan, layanan peta milik Google ini dikabarkan telah menggantinya dengan nama Israel. Hal tersebut sempat menyulut kecaman masyarakat. Bukan hanya itu saja, bahkan akibat hilangnya nama Palestina tersebut Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) juga mengatakan siap melawan Google jika tidak segera dikembalikan seperti semula.

google ungkapkan hilangnya nama palestina dari google maps akibat bug

Insiden tersebut nampaknya memang telah menuai perhatian seluruh masyarakat dunia dan bahkan begitu banyak petisi yang menyerukan agar Palestina segera dilkembalikan dalam Google Maps.

Menanggapi insiden tersebut, Google malah berkilah jika kesalahan yang terjadi bukan karena disengaja. Namun, mereka mengatakan telah menemukan bug sehingga nama Palestina terhapus dari Google Maps, selain itu Google juga menjelaskan atas keprihatinan dari wartawan Gaza.

Berdasarkan kutipan dari Huffingtonpost dan dirangkum dari Okezone, Jumat (12/08/2016), juru bicara Google mengatakan, “Kami menemukan sebuah bug yang dihapus label untuk “Tepi Barat” dan “Jalur Gaza”, tidak pernah ada label Palestina di Google Maps,” Ungkapnya.

Mereka mengklaim telah terjadi kesalahan teknis dan mereka saat ini tengah berusaha dan bekerja dengan cepat mengembalikan nama label ke daerah tersebut.

Sementara itu, berdasarkan laporan Washintgton Post juga telah menunjukkan bahwa Google Maps yang menghapus label Palestina dari peta dan MakeMac juga telah ditemukan hal yang sama pada layanan Apple Maps.

Kini ribuan orang telah menandatangani petisi yang mendesak Google untuk segera mengembalikan Palestina pada layanan Google Maps yang telah diganti nama dengan mengakui Israel. Wartawan lokal setempat juga mengecam langkah tersebut sebagai bentuk upaya gagal yang bertujuan memalsukan sejarah dan geografi.

Seluruh masyarakat dunia bereaksi dan mengecam, bahkan membuat petisi online melalui Change.org, kini lebih dari 250 ribu orang menandatangani petisi yang berjudul “Google”.

Bahkan sejak aliansi Forum Jurnalis Palestina (PJF) menilai bahwa keputusan Google adalah bagian dari konspirasi skema Israel untuk negara Zionis tersebut, petisi yang ada telah mengalami peningkatan secara dramatis.

Seperti diketahui, penghapusan nama Plaestina dari Google Maps telah dilakukan sejak 25 Juli lalu. Kini mereka mendesak Google untuk membalikkan nama Palestina sepenuhnya dari aplikasi Maps yang saat ini menunjuk bahwa sepenuhnya wilayah Palestina sebagai milik Israel.

Akibat insiden ini, Google dinilai telah gagal mengutak-atik sejarah Palestina dan Arab di mata dunia. Kini tidak ada Palestina di Google Maps. Saat kata kunci Palestine diketik, Google Maps mengarahkan pada Yerusalem dan Gaza. Baca juga Google Kirim Para Petingginya Ke Indonesia dan Hapus Palestina, Google Dikecam Warga Dunia

Top