Chrome Bakal Dipensiunkan Oleh Google

Google Bakal Pensiunkan Aplikasi Chrome Mulai Akhir 2016 – Kabar terbaru hadir dari Google yang dilaporkan akan mempensiunkan aplikasi Chrome untuk perangkat dengan OS Windows, Mac dan Linux. Kabarnya, aplikasi Chrome yang baru nantinya hanya akan tersedia untuk pengguna Chrome OS.

google bakal pensiunkan aplikasi chrome mulai akhir 2016

Berdasarkan informasi yang disampaikan Ibtimes dan dirangkum melalui Okezone, Selasa (23/08/2016), mengatakan bahwa Google akan menghapus dukungan untuk aplikasi Chrome versi Windows, Mac dan Linux. Artinya, nanti untuk jenis platform selain Chrome OS tidak akan lagi bisa menjalankan aplikasi search engine dengan menggunakan chrome. Langkah tersebut kabarnya bakal mulai diimplementasikan dua tahun ke depan.

Untuk saat ini memang aplikasi masih menerima dukungan dan maintenance pada sistem operasi Chrome. Hal tersebut dilakukan sambil terus menunggu proses yang sedang dilakukan. Pasalnya, Google saat ini juga terus mendorong developer untuk melanjutkan pengembangan aplikasi untuk Chrome OS. Jadi, setelah aplikasi untuk Chrome OS telah siap, maka aplikasi Chrome akan sepenuhnya dicabut dari perangkat selain itu.

Google mengatakan, aplikasi Chrome hanya akan tersedia untuk pengguna Chrome OS dimulai akhir 2016. Namun, pengguna tak perlu khawatir karena masih tetap dapat mengakses aplikasi itu pada semua platform dengan dukungan update dari developer. Hal ini masih tetap berlaku hingga dua tahun ke depan.

Artinte, selama paruh kedua 2017, aplikasi Chrome pada Windows, Mac dan Linux tidak akan tersedia di Chrome Web Store. Lalu barulah di awal tahun 2018, pengguna tidak dapat lagi menggunakan aplikasi Chrome. Mau tidak mau pengguna harus menggunakan aplikasi lain. Jika memnag ingin menggunakan aplikasi Chrome maka harus beralih pada perangkat Chrome OS.

Sebagai infromasi, pada bulan Maret tahun 2016 ini, Marc Pawliger, selaku Engineering Director of Chrome di Google pertama mengungkap rencana untuk mempensiunkan launcher aplikasi Chrome versi Windows, Mac dan Linux. Sebetulnya hal ini merupakan langkah awal, sedikit demi sedikit melepaskan aplikasi Chrome dari perangkat tersebut.

“Dengan kelanjutan Chrome pada kesederhanaan dan perampingan fitur peramban, peluncur akan dihapus dari platform tersebut. Ini akan tetap tidak berubah pada Chrome OS,” kata Pawliger. Baca juga Edge Buktikan Chrome Tak Ramah Energi dan Lebih Bagus Mana Antara Google Chrome dan Internet Explorer?

Top