Apple Dituduh Langgar Paten Lagi

Apple Dituduh Jiplak Sensor Jarak – Kiprah Apple di dunia teknologi sebenarnya bukan merupakan kinerja instan. Pasalnya, perusahaan ini telah lama bermain dan menghadapi geliat kerasnya dunia teknolgi ini. Bahkan, dari segi usia, bisa dibilang perusahaan dengan logo buah Apple ini seumuran dengan Microsoft dan IBM. Namun nampaknya, dasawarsa ini merupakan tahun terberat bagi Apple.

apple dituduh langgar paten lagi

Sayangnya, beratnya pasar dasawarsa ini utamanya bukan disebabkan karena persaingan inovasi produk terbaru. hal ini tentu mengingat jika dalam sisi inovasi Apple senantiasa mampu menyajikan hal yang baru dari yang baru. Nyatanya, hal yang mampu membuat berat malah datang dari aspek hukum. Pasalnya, untuk kesekian kalinya Apple dituduh menjiplak teknologi yang telah ada sebelumnya. Hal hasil, pihak penuduh tersebut sering kali mengajukan gugatan ke pengadilan terkait hal tersebut.

Kali in, dilansir dari Okezone (8/8/2016), Apple dituduh menjiplak teknologi atas sensor jarak. Tuduhan ini dilayangkan secara resmi oleh 511 Innovations melalui gugatannya ke pengadilan di Texas Timur. Hal tersebut tentu menandakan bahwa apa yang dilakukan oleh 511 Innovations bukanlah hal main-main lantaran memiliki buntut yang panjang.

Terkait paten yang dimaksud, 511 Innovations menyatakan bahwa sensor jarak atau yang lebih dikenal dengan proximity sensor tersebut merupakan teknologi miliknya. Alhasil, Apple dituntut untuk memabayr sebagian besar royalti yang mereka dapatkan selama menggunakan proximity sensor sejak beberapa tahun silam pada beberapa perangkatnya.

Bahkan secara tegas, 511 innovation menyatakan bahwa Apple meniru bagaimana sensor tersebut bekerja dengan perimbangan spektrum warna, penembusan, gloss, dan deteksi posisi. Hal tersebut tentunya menjadi kabar yang mencengangkan jika melihat selama ini Apple senantiasa santai menggunakan komponen tersebut.

Sebagai informasi, secara umu proximity sensor merupakan komponen penanggung jawab yang digunakan untuk mematikan layar ponsel secara otomatis ketika sedang melakukan panggilan. Sensor ini sangat dibutuhkan pasca digunakannya layar sentuh sebagai bagian navigasi utama pada ponsel. Tanpa adanya komponen ini, hampira dapat dipastikan layar sentuh akan bekerja tak terkendali selama menjalankan aktivitas telepon secara langsung tanpa menggunakan headset. Baca juga Apple Persiapkan Perangkat dengan Fitur Night Shift dan Berada di Posisi Ketiga Penjualan Smartphone Dunia, Huawei Yakin Bisa Geser Apple di Posisi Kedua.

Top