Anak Muda Lebih Suka Google Doc

Eksistensi Microsoft Word Mulai Memudar – Perkembangan dunia digital nampaknya mulai berubah seiring munculnya konsep ‘internet of things’. Pasalnya konsep ini ingin menggabungkan seluruh hal yang ada di dunia ini melalui internet. Alhasil, bisa dibilang seluruh pengembangan yang dilakukan beberapa dasawarsa ini selalu memfokuskan diri dalam penggunaan internet sebagai bagian yang tak terpisahkan. Menariknya, hal ini juga menjadi alat tendang yang efektif produk baru terhadap produk lama.

anak muda lebih suka google doc

Siapa yang tak kenal dengan Microsoft Word? Salah satu produk pengolah kata dari Microsoft ini dapat dibilang sudah mampu berjaya bertahun-tahun di tengah masyarakat digital. Bahkan bisa, monopoli pengolah kata dari Microsoft sudah tak mampu ditandingi lagi beberapa tahun silam. Namun nampaknya, konsep internet of things tadi berhasil membalikkan keadaan.

Pasalnya, Google dengan pedenya memang sudah semenjak lama membuat Google Doc sebagai pesaing Microsoft Word. Bisa dikatakan, Google Doc sempat dipandang sebelah mata dibandingkan dengan Microsoft Word lantaran wajib menggunakan koneksi internet sebagai basis layanannya. Tentunya, untuk beberapa tahun ke belakang hal ini termasuk hal yang menyulitkan banyak pengguna ketimbang melegakan.

separator

Namun ternyata, dengan munculnya ‘internet of things’ yang akhirnya mampu memunculkan layanan internet cepat berbiaya murah lantaran digunakan secara massal mampu membuat Google Doc bangkit sebagai pengganti Microsoft Word. Hal ini dibenarkan melalui survei yang dilakukan oleh Crative Strategy. Menurut hasil survei yang dilakukan pada 350 siswa di Amerika Serikat, data menunjukkan kecondongan menggunakan Google Doc lebih menyenangkan ketimbang menggunakan Microsoft Word sebagaimana dilansir dari Okezone (1/8/2016).

Data tersebut berisi 80 persen siswa yang sepakat eksistensi Google Doc lebih disukai untuk digunakan ketimbang Microsoft Word. Menariknya, dari hasil survei tersebut didapati bahwa Microsoft Word masih eksis digunakan untuk tugas individual. Sedangkan Google Doc lebih menyenangkan untuk digunakan dalam tugas kelompok. Tentu saja, hal ini akan menjadi gambaran masa depan anak muda di masa yang akan datang.

Jika melihat hasil survei tersebut, nampaknya fasilitas Google Doc yang menggunakan internet sebagai basisnya memang cenderung menyenangkan karena dapat digunakan banyak orang dalam satu waktu dalam suatu kelompok. Walaupun demikian, saat ini Microsoft Word juga sudah mencoba teknik tersebut dengan mengaktifkan penyimpanan clouding  pada aplikasinya. Baca juga Indonesia Raih Juara Runner Up Untuk di Imagine Cup Microsoft dan Windows 10 Insider Preview PC dan Mobile Resmi Dirilis.

Top