Wow! AVG Diambil Avast

Avast Dominasi Antivirus Dunia – Bisa dikatakan, walaupun era virus, malware, dan teman-temannya masih belum berakhir dan masih menjadi pengganggu penting dalam dunia digital namun kiprahnya sudah sedikit banyak disingkirkan oleh para pengguna teknologi digital. Pasalnya, jika pada era awal milenium semua orang pemegang komputer selalu ribut dengan virus, saat ini para pemegang komputer lebih sering meributkan masalah spesifikasi. Itu artinya, peran virus sebagai pengganggu di dunia maya tak sehebat zaman dahulu lagi.

wow avg diambil avast

Tentu, hilangnya peran tersebut merupakan hadiah yang tidak diberikan secara ajaib. Pasalnya, perusahaan pemain pengamanan cyber merupakan pihak yang dominan dalam memelihara ekosistem keamanan komputer di dunia. Menariknya, walaupun biaya pertahanan melawan kecerdasan buatan dari virus dan kroni-kroninya tak pernah murah, namun masih saja ada kata gratis untuk para pengguna layanan setia.

Salah satu penyedia layanan gratis pengamanan terhadap virus dan kawannya adalah Avast. Walaupun tak bisa dikatakan garatis 100 persen lantaran untuk menyabet fitur lengkapnya kudu berlangganan secara premium, namun bisa dikatakan standar gratisnya sudah memberikan keamanan tersendiri bagi para pengguna pemula. Hal ini yang menjadi titik balik penting bagi Avast untuk mendominasi dunia.

Saking diominannya, Avast kali ini diberitakan mampu menyabet AVG. Dilansir dari Okezone (11/7/2016), Avast sudah mengumumkan akan membeli AVG seharga USD1,3 miliar. Detailnya, Avast akan membeli setiap lembar saham AVG dengan harga USD25. Luar biasanya, harga tersebut lebih tinggi 33 persen lebih tinggi dibandingkan saat penutupan di bursa saham New York Stock Exchange. Itu artinya, Avast memiliki kepercayaan yang tinggi akan neraca keuangannya.

Akuisisi ini disebut ditujukan untuk pengembangan lebih lanjut dalam hal keamanan cyber. Hal ini mengingat Avast akan fokus pada pengembangan Internet of Things yang artinya memang memerlukan pengamanan yang lebih kuat di masa yang akan datang sebagaimana disarikan dari pernyataan Vince Steckler, CEO Software Avast.

Menariknya, jika melihat beberapa tahun yang lalu Avast dan AVG menduduki antivirus gratis yang saling berbeut hati pengguna komputer, akuisisi yang dilakukan oleh Avast ini menjadi pembuktian atas pemenangnya. Walaupun demikian, akuisisi ini juga menjadi pembuktian bahwa teknologi AVG masih berharga bagi Avast untuk dikembangkan lebih jauh. Baca juga Nokia Security Ungkap Platform Seluler Target Utama Malware dan DroidJack Masuk Pokemon Go.

Top