Penjualan ARM Disebut Kesalahan?

Pengamat Berkomentar Tentang ARM – Jual beli perusahaan adalah hal yang nyata yang kerap dilakukan oleh pemain bisnis raksasa. Pasalnya, pembelian perusahaan lain sering kali terlihat lebih praktis ketimbang memulai usaha dari nol. Menariknya, selain modus kepraktisan tersebut, nampaknya modus menghilangkan pesaing juga menjadi bonus yang sudah pasti akan didapatkan. Pada titik ini nampaknya bonus akan lebih bermakna ketimbang modus awalnya.

penjualan arm disebut kesalahan

Sebagaimana sempat dikabarkan beberapa waktu yang lalu, perusahaan yang bergerak dalam perancangan chipset, ARM, telah membuka diri untuk diambil alih oleh perusahaan asal Jepang. Tentu hal ini cukup mengagetkan. Pasalnya, pengambil alih tersebut merupakan salah satu pemain terbesar teknologi informasi di negeri Sakura. Alhasil, banyak pengamat yang kemudian mencoba menelaah apa yang sebenarnya terjadi.

DIlansir dari Okezone (21/7/2016), apa yang dilakukan oleh ARM tersebut dinilai salah. Pasalnya, secara tampak ARM tidak tepat dalam mengambil langkah untuk diambil alih perusahaan asal Jepang. Jika melihat lebih dalam lagi, ARM sendiri merupakan perusahaan asli Inggris. Maksud dari pengamat di sini, seharusnya ARM lebih nasionalis untuk tetap bertahan dalam lingkup negaranya ketimbang harus tunduk pada perusahaan negara lain.

Pasalnya, selama ini ARM merupakan perusahaan yang sehat dan tak sedikit memberikan kontribusi yang luar biasa bagi ekonomi Inggris. Apabila ARM baru terkenal akhir-akhir ini saja dengan munculnya banyak gadget terbaru, sebenarnya tidak juga. Jika dilihat, ARM sendiri sudah lama bermain dalam ranah chipset mobile. Bahkan bisa dibilang arsitektur ARM memiliki kekhasan yang tak dimiliki oleh perancang chipset lainnya. Hal inilah yang sebenarnya membuat ARM sangat berharga bagi Inggris.

Jika melihat posisinya, akuisisi Softbank atas ARM bisa jadi merupakan strategi spektakuler peruhsaan Jepang tersebut untuk memajukan peradaban manusia di masa yang akan datang. Hal ini memang belum pasti lantaran Softbank sendiri tidak menyebutkan apa yang emnjadi motif dibalik itu semua. Menariknya, ARM sendiri juga tak menyebutkan motif kenapa pihaknya mau berpindah tangan ke negara lain. Satu hal yang pasti, dari proses akuisis ini sedikit banyak akan terjadi alih teknologi yang tentunya mampu menghasilkan peradaban yang lebih maju. Baca juga  SoftBank Mulai Agresif dan Qualcomm Dituduh Bermain Tak Sehat.

Top