Awas! Google Catat Lokasi Pengguna

Google Catat Lokasi Pengguna dan Durasinya – Bisa dibilang, hampir semua perangkat yang terhubung dengan internet dewasa ini juga terhubung dengan Google. Perusahaan asal Amerika ini nampaknya benar-benar telah merasuk dalam setiap sanubari komputer di dunia. Baik komputer desktop, maupun komputer mobile, nampaknya tak akan lengkap tanpa kehadiran produk dari perusahaan teknologi informasi ini.

awas google catat lokasi pengguna

Jika melihat kiprah Google yang memiliki produk unggulan pada lini Search Engine, nampaknya beberapa tahun ini bisnis Google dikembangkan untuk lebih kuat lagi ketimbang sebelum-sebelumnya. Perusahaan ini memang memiliki visi untuk menghubungkan suatu informasi kepada orang-orang yang tepat, sehingga tentunya pengembangan bisnisnya ditujukan untuk memenuhi visinya tersebut.

Menariknya, kali ini Google diberitakan oleh Kompas (20/7/2016), segera akan merilis fitur informasi baru mengenai waktu yang rata-rata dihabiskan orang untuk nongkrong di suatu tempat. Menariknya, informasi tersebut tak akan jadi kesatuan Google Maps yang memang bertujuan untuk melakukan pemetaan lokasi, melainkan malah dibenamkan dalam produk Google Search.

Jika dilihat, nampaknya segmen ini memang lebih cocok dimasukkan dalam Google Search. Hal ini dikarenakan nampaknya Google akan mengusung tema perencanaan berkunjung. Artinya, jika seseorang akan mengunjungi objek lokasi tertentu, orang tersebut akan mengetahui berapa lama waktu wajar yang dibutuhkan untuk berkeliling pada objek tersebut.

Jika melihat integrasi yang dimasukkan pada perangkat Android, akses tersebut dapat dilakukan dengan menekan ikon Home dengan lebih lama. Setelah itu tinggal memasukkan input objek lokasi yang diinginkan dan semua informasi termasuk durasi tersebut akan dimunculkan. Sayangnya, informasi tersebut nantinya baru akan muncul terhadap objek-objek lokasi populer.

Pertanyaannya, darimana Google mendapatkan informasi durasi tersebut? Jika melihat bisnis yang dijalankan Google, bukan tak mungkin Google akan mengambil data dilapangan. Namun, jika ditengok kembali mengenai kebijakan privacy, Google sejatinya juga mengoleksi data lokasi pengguna secara anonimus. Dilansir dari android.stackexchange.com, setiap kali pengguna mengaktifkan Google Location Service, maka data tersebut secara legal telah dikoleksi oleh Google walaupun dalam bentuk anonimus. Nampaknya, pada pilihan kedua tersebut lebih logis, efisien, dan praktis jika digunkana oleh Google ketimbang mengoleksi data secara manual. Baca juga Versi Preview Android Nougat Telah Bisa Digunakan Oleh Para Developer dan Kabel internet bawah laut terkencang diresmikan oleh Google.

Top