Yes! Raja Spam Berhasil Ditangkap

Raja Spam Ditangkap, Facebook Semakin Aman – Pesan nyampah yang tak penting biasa disebut dengan spam. Biasanya pesan ini dikirimkan dengan isi yang sama berkali-kali bahkand engan tujuan ayng berbeda-beda. Tujuan pengirim pesan nyampah biasanya berbeda-beda, mulai dari sekedar iseng, menyebarkan berita bohong, hingga link-link celah keamanan yang ditujukan untuk pembobolan masal akun pengguna internet.

yes raja spam berhasil ditangkap

Beberapa hal tersebut tentunya membuat pengguna internet menjadi was-was dalam membuka inbox-nya sendiri. Untuk itu, Facebook sebagai pemain lama di dunia maya senantiasa melindungi penggunannya dari praktik spamming ini dengan berbagai cara. Menariknya, dari seluruh kesulitan yang dihadapi Facebook dalam perang melawan spam, Sanford Wallace secara jantan malah mengakui perbuatannya di depan publik dengan menyebut dirinya sebagai spam king.

Parahnya lagi, Sanford mengakui bahwa dirinyalah yang selama 10 tahun belakangan menjadi aktor intelektual yang mengirimkan pesan sampah kepada ratusan ribu pengguna Facebook. Tentu, menanggapi hal tersebut Facebook langsung melayangkan gugatan kepada Sanford atas perbuatannya. Terakhir, Sanford dikenai hukuman penjara 30 bulan dengan denda ratusan ribu dollar AS untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Hukuman tersebut tergolong berat, lantaran menurut aturan yang berlaku, akan ada keringanan hukuman untuk orang yang mengakui kesalahannya. Namun sayangnya, Sanford sebelumnya dikabarkan telah mengangkangi putusan pengadilan dengan tetap mengirimkan spam. Walhasil, tak ada kesempatan kedua untuk Sanford.

Dilansir dari Kompas (16/6/2016), Hakim Edward J Davila mengatakan Wallace memiliki gangguan mental yang menjadi penyebab perilakuknya tersebut. Davilla merekomendasikan Wallace untuk menjalani lima tahun masa rehabilitasi sebagai rangkaian hukumannya. Wallace juga dilarang menggunakan komputer sama sekali selama masa percobaan.

Jika memang perbuatan Sanford adalah perbuatan orang yang memiliki gangguan mental, mungkin kasus spamming ini menarik. Pasalnya pada November 2008 higga Februari 2009, ia telah membanjiri 550.000 akun Facebook dengan lebih dari 27 juta pesan spam. Sedangkan pada  2011, Wallace telah membuat setidaknya 1.500 domain palsu untuk melancarkan serangannya dii Facebook.

Tentu pemikirannya, apabila orang dengan gangguan mental saja sanggup mengirimkan pesan nyampah sebanyak itu, lantas bagaimana dengan orang normal yang memang bertujuan untuk spamming? Hal yang jelas, untuk sementara pengguna Facebook bisa cukup tenang dari spamming ini. Baca juga Meski Telah Cukup Lama Populer, Rupanya Facebook Menyimpan Fitur-fitur Rahasia dan Facebook Dituduh Menyadap Percakapan.

Top