Yahoo! Sudah Ditawar USD 3B

Ditawar USD 3B, Yahoo! Masih Enggan – Rimba bisnis teknologi informasi memang bisa dibilang tak memberikan kepastian yang menenangkan. Bahkan, Yahoo! selaku pemain lama yang dahulu sempat beken di dunia maya ternyata terpaksa menyerah setelah digerus oleh kehadiran banyak pihak. Namun, sekalah apapun perusahaan besar, masih lebih baik dijual ketimbang dibubarkan. Hal ini nampaknya dilakukan oleh Yahoo! akhir-akhir ini dengan membuka lelang besar-besaran.

yahoo sudah ditawar usd 3b

Setelah sebelumnya dikabarkan akan dipinang oleh Twitter, nyatanya keseriusan Twitter tak membuat Yahoo! benar-benar tertarik. Alhasil, penawaran ulang terhadap harga perusahaan ini masih terus dilakukan. Terakhir, dilansir dari Okezone (8/6/2016), Verizon Communications Inc menawar perusahaan ini dengan harga 3 Miliar Dollar Amerika Serikat. Jika ditafsirkan dalam kategori Rupiah, maka angka tersebut akan berubah menjadi 39.5 Trilyun Rupiah.

Jika dibandingkan dengan pesaingnya pada pasar yang sama, penawaran Verizon sudah mampu mendepak AT&T Inc. dan TPG. Alhasil, jika melihat dari sisi harga, seharusnya Verizon dapat menjadi kandidat utama sebagai peminang perusahaan lawas ini. Namun demikian, hingga saat ini ternyata Yahoo! telah menerima penawaran antara 4 Miliar USD hingga 8 Miliar USD. Jika melihat dari angka tersebut, nampaknya penawaran Verizon masih di bawah standar.

Tentu, pertimbangan Yahoo! untuk menerima tawaran selain masalah harga juga masalah kesepakatan lain yang meliputi hal tersebut. Hal ini mengakibatkan tak ada suatu prediksi yang jelas langkah Yahoo! ke depan. Bahkan, Yahoo! dikabarkan masih akan membuka satu sesi penawaran lagi untuk mencari kandidat lainnya.

Jika melihat potensi Yahoo! sekarang, perusahaan ini masih memiliki 1 miliar pengguna. Alhasil, walaupun dapat dikatakan meredup, Yahoo! masih merupakan pemain kuat dalam industri informasi digital. Jika melihat kondisi pasar saat ini, Yahoo! masih mengantongi 1,5 persen dari keseluruhan pasar iklan digital global. Memang, angka tersebut tidak memberikan pemikiran positif lantaran, sebelumnya Yahoo! berada pada posisi 2,1 persen dari keseluruhan pasar.

Masih berdasarkan sumber yang sama, CEO Yahoo!, Marissa Mayer, mulai melakukan review atas penawaran-penawaran yang telah ada sebelumnya. Pasalnya, saat ini investor Yahoo! sudah memberikan tekanan akibat kegagalan perusahaan untuk mempertahankan fungsinya tersebut. Baca juga Twitter Tampak Tak Serius Dengan Yahoo dan Alami Kerugian Hingga US$ 4.3 Miliar, Yahoo PHK 15 Persen Pekerja.

Top